Dankodiklatad Letjen AM Putranto Resmikan Titik Tinjau Rahlat Baru Puslatpur TNI-AD

oleh -70 views
Dankodiklatad teken prasasti Titik Tinjau Baru

BATURAJA OKU-Komandan Kodiklat TNI-AD Letjen AM Putranto, SSos meresmikan Titik Tinjau Rahlat Baru Puslatpur Objek Meliter Baturaja (OMIBA). Bertempat di Lapangan Puslatpur Omiba Baturaja, Selasa (11/2/2020).

Peresmian Titik Tinjau yang terletak di dekat Simpang Tiga Batumarta OKU ini  ditandai dengan penandatanganan prasasti disaksikan oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, SIP, MHum dan tamu undangan lainnya.

Sebelumnya Dankodiklatad Letjen AM Putranto dan rombongan  meninjau Gedung Aula Garuda yang ada di Puslatpur Martapura OKU Timur. Beru kemudian rombongan menuju lokasi Titik Tinjau Rahlat Baru di Omiba Baturaja OKU.

Dankodiklat TNI AD periksa Titik Tinjau Baru

Dari pantauan media peresmian tersebut Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Irwan, SIP. MHum, Staf Kodiklatpur, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Tan Kurniawan, Danpuslatpur Kolonel Inf. Anton, Dan Armed 15 Tarik, PT. Bukit Asam, PT. Kereta Api Indonesia, Kapolres OKU Timur serta undangan lainnya.

Dankodiklatad Letjen AM Putranto mengatakan,  Batu Prasasti ini dijadikan simbol Puslatpur, karena Batu ini didatangkan langsung dari Batujajar dan tidak akan perna musnah ataupun hilang  selamanya.

Ditambahkannya, bahwa lokasi Titik Pantau ini akan di gunakan untuk memantau kegiatan kegiatan latihan tempur dan aktivitas lainnya. Pembangunan Titik Tinjau ini dibangun dilahan seluas 12 ribu hektar dari 43 ribu hektar lahan “Pusat Latihan Tempur”.

Konprensi pers usai teken prasasti Titik Tinjau

Menurut mantan Pangdam II/Sriwijaya ini pembangunan Titik Tinjau Pusat Latihan Tempur ini hasil kerjasama, pihak Kodiklat AD mendapatkan hibah dari PT. Bukit Asam  dan PT. KAI serta  dibantu dari KSAD untuk mewujudkan pusat latihan tempur ini bertaraf internasional.

Kenapa saya katakan seperti ini, karena tempat latihan tempur ini sama dengan saat saya berkunjung ke Joint Readines Training Center Amerika Serikat, apa salahnya kita mencontohyang baik walaupun tidak sama persis, minimal memberikan cukup mendekati, katanya.

Baca Juga :   Kepala BNNP Sumsel Musnahkan Temuan Ganja 1 Hektar Di Muratara

Saat ditanya secara umum kerjasama antara PT. Bukit Asam dan PT. KAI dengan TNI AD, menurutnya, lahan yang digunakan oleh PT. KAI untuk Rel KAI adalah lahan milik TNI AD. Jadi pada saat latihan kita terganggu dan mereka pun terganggu.

Dengan adanya kegiatan pembangunan ini mereka memberikam hibah dan kami memindahkan satu petak tempat latihan kesektor kiri. Sehingga nantinya walaupun kita latihan mereka tetap dapat menjalankan aktivitasnya sebagaimana biasanya.

Foto Dankodiklat dengan PT. Bukit Asam

Sehingga tidak menimbulkan kerugian untuk semua pihak, karena mereka tetap bisa beroperasi, meskipun kita latihan menggunakan peluru tajam, dan negara sama-sama tidak dirugikan, ujarnya.

Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Omiba ini rencananya akan dijadikan tempat latihan operasi militer perangan beberapa fasilitas juga akan dilengkapi. TNI AD nantinya akan mengajak TNI AU untuk latihan secara bersama-sama, Kalau TNI AL disini tidak ada lautnya, ujarnya.

Sehingga nantinya tempat latihan tempur ini akan menjadi pusat latihan tempur terlengkap di Indonesia bahkan Internasional. Selesai menandatangani Batu Prasasti, Dankodiklatad bersama jajarannya meninjau langsung menara Titik Pantau yang diikuti seluruh tamu undangan lainnya (yudi).