Sekda OKU Ikuti Pertemuan Guru se-Asean Plus Korea Selatan di Philipina

oleh -28 views
Sekda OKU sedang mengikuti pertemuan ACT+1

MANILA-Indonesia berpartisipasi dalam pertemuan perwakilan guru-guru se-Asean, diantara peserta tersebut terdapat Sekda Pemkab OKU Dr H Achmad Tarmizi dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Pemkab OKU  Hj Susmadiana dari 68 peserta perwakilan Indonesia. Pertemuan dimulai tanggal 12-16 September 2018 di Century Park Hotel, Manila, Philippine. Jumat (14/09).

Dalam kesempatannya Dr H Achmad Tarmizi yang juga menjabat Sekda OKU menyampaikan, isu tersebut di atas kini menjadi prioritas di kawasan Asia Tenggara, karena semua guru-guru yang mengikuti pertemuan tersebut rata-rata permasalahan yang dibawah kepertemuan tidak jauh berbeda dengan delegasi Indonesia.

Sekda OKU beserta rekan guru lainnya

Pertemuan guru se-Asean untuk membahas penguatan Asean Counsil of Teacher di Manila-Philipina dan juga dibahas bagaimana meningkatkan kualiatas guru dan kualitas pendidikan di kawasan Asean termasuk juga dibahas standarisasi guru, kesejateraan guru, kualitas guru, pertukaran guru dan siswa se Asia Tenggara, ujarnya.

Dipertemuan kali ini membahas kesepakatan untuk melanjutkan  Asean Council of Teachers Convention (ACT) ke-28 di Bali Indonesia. Sekda OKU menilai kali ini waktu yang tepat untuk negara-negara anggota merefleksikan seluruh kesepakatan yang pernah dibuat agar lebih bermanfaat bagi seluruh guru yang ada di kawasan Asia Tenggara. Lebih dari itu, semua akan dimintai pendapatnya untuk menentukan masa depan organisasi kerjasama guru-guru se-Asia Tenggara ini.

Jadi kami ingin mendorong agar Asean tidak hanya bagus dideklarasi, tetapi juga implementasi. Pertemuan kali ini untuk memperat kolaborasi organisasi guru, dalam rangka meningkatkan standar profesionalisme guru di kawasan Asean. Pertemuan di Manila Philipina ini mengambil tema ACT+1 tahun ini adalah “Stengthening the Hallmart of Excellence in Education Trough ASEAN+1 Teachers Integration”

Delegasi PGRI di Manila, Philipina

Pengurus besar PGRI mengharapkan kesempatan baik ini dapat dimanfaatkan oleh peserta delegasi khususnya para pengurus PGRI dan lembaga pendidikan dilingkungan PGRI untuk belajar, berbagi, dan menimbah pengalaman dari para guru di lingkungan Aseandan Korea Selatan. Kami mengharapkan agar setiap peserta delegasi mengikuti seluruh rangkaianacara yang telah ditetapkan, mentaati tata tertib dengan baik.

Baca Juga :   Sekda OKU Coblos di TPS 04 Sekarjaya dan Meninjau Beberapa TPS di 3 Kecamatan

Serta membaca dengan cermat buku panduan yang telah disiapkan panitia,menjaga kekompakan dan nama baik PGRI dan negara tercinta kita Indonesia. Pertemuan ini dihadiri organisasi guru dari Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Fhilipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Plus Korea Selatan.

Ditambahkan H Achmad Tarmizi, agar komunitas guru dan pemimpin pendidikan di Asean dapat berkolaborasi, untuk mencapai kualitas dan standar pendidikan yang sama. Untuk itu, organisasi guru dan pemimpin pendidikan di Asean plus Korea Selatan perlu bekerjasama, untuk merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan. Dengan peningkatan profesionalisme guru agar kesenjangan dari peserta dapat diatasi, pungkasnya (yudi/a tarmizi)