BPS OKU Laksanakan Survei Industri Mikro dan Kecil di Desa Sukamaju Kec. Baturaja Barat

oleh -58 views
Kepala BPS OKU sedang melakukan survei IMK

BATURAJA OKU-Dalam rangka pengambilan kebijakan dan pengembangan sektor industri pengolahan khususnya lMK membutuhkan data dan informasi yang akurat. BPS OKU menyelenggarakan Survei IMK 2018 Tahunan. Survei IMK ini diharapkan dapat menyediakan dan memberikan gambaran profil dan data IMK secara menyeluruh yang meliputi sebaran IMK, bahan baku, tenaga kerja, dan sebagainya. Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU, Budiriyanto  didampingi penanggungjawab kegiatan Awaludin Saputra usai melakukan supervisi pelaksanaan Survei Industri Mikro dan Kecil (IMK) 2018 Tahunan di Desa Sukamaju Kecamatan Baturaja Barat, Rabu (29/08)

Kepala BPS OKU Budiriyanto, menyampaikan Industrialisasi tidak saja melahirkan perusahaan skala besar dan sedang dengan jumlah tenaga kerja lebih dari 20 orang, yang sering disebut sebagai IMK. Kemunculan IMK tidak saja karena faktor industrialisasi semata,  tetapi juga faktor multiplier effect seiring pertumbuhan industri pengolahan skala besar dan sedang. Sektor industri pengolahan secara umum diyakini mampu menjadi motor penggerak perekonomian nasional. Hal ini terkait dengan sektor industri pengolahan yang memiliki keterkaitan antar sektor maupun intra sektor, ujarnya.

Dalam konteks IMK, keterkaitan antar sektor terutama terhadap sektor primer (pertanian secara umum) cukup besar. Di tengah menurunnya kontribusi sektor primer, usaha IMK mampu menjembatani perkembangan lanjut dari sektor primer ke sektor sekunder. Era globalisasi dan informasi juga mendorong perubahan struktur di masyarakat. Kebijakan ekonomi yang sebelumnya berpusat pada sektor industri besar, kini telah berubah semakin inklusif dengan melibatkan semua sektor untuk berkembang, tak terkecuali industri yang berskala mikro dan kecil.

Kepala BPS OKU sedang melakukan survie IMK

Pengembangan usaha IMK dipandang sebagai suatu yang penting. Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 telah menempatkan industri kecil pada khususnya sebagai bagian kontributor perekonomian nasional. Langkah yang diambil dengan membuat rantai pasokan dalam sinergitas antar subsektor industri pengolahan. Dalam pengembangannya, usaha industri kecil atau usaha industri mikro tumbuh secara berkelompok. Pertumbuhan usaha industri tersebut lebih banyak disebabkan oleh banyaknya bahan baku atau tenaga kerja di lokasi tersebut.

Baca Juga :   Mulai Hari Ini, BPS OKU Laksanakan Pemetaan dan Pemutakhiran Muatan Wilkerstat

Usaha-usaha mikro dan kecil diharapkan terus tumbuh dan berkembang. Hal ini tentunya perlu pembinaan baik tingkat manajemen, teknis, maupun keuangan. Di sisi lain, kebijakan pengembangan sektor industri pengolahan diarahkan pada fokus ke pembangunan sektor industri yang inklusif pemerataaan pembangunan industri dan kawasan industri sesual potensi sumber daya alam masing-masing daerah menjadi target utama. Selain sebarannya, prioritas pengembangan sektor industri dilakukan berdasarkan kontribusi terhadap produk domestik bruto.

Secara umum Survei IMK 2018 Tahunan bertujuan untuk mengetahui profil IMK daerah potensi di Indonesia yang dapat digunakan sebagai bahan perencanaan kegiatan ekonomi secara makro. Survei IMK 2018 Tahunan akan mengumpulkan dan menyajikan data tentang kegiatan usaha/perusahaan berskala mikro dan kecil yang terinci dan mutakhir menurut Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2-digit pada tingkat nasional dan provinsi. Indonesia (KBLI) 2-digit pada tingkat nasional dan provinsi.

‌‌Survei IMK 2018 Tahunan ini dilaksanakan di hampir seluruh kecamatan potensi IMK di Kabupaten OKU dengan jumlah blok sensus terpilih sebanyak 26 blok sensus. Sasaran pencacahan meliputi usaha/perusahaan industri mikro dengan banyak tenaga kerja 1 s/d 4 orang dan industri kecil dengan banyaknya tenaga kerja 5 s/d 19 orang termasuk pengusaha/pemilik. Tutupnya (yudi)