Bupati OKU Resmikan Pemakaian Jembatan Gantung di Desa Pusar

oleh -84 views
Bupati dan kades menggunting pita peresmian

BATURAJA OKU-Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis meresmikan penggunaan Jembatan Gantung yang terletak di Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Sabtu (28/12/019).

Hadir pada acara ini HRD CSR PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk, HRD PT. Tonggak Ampuh, Kepala OPD, Kabag, Camat Baturaja Barat, Kades Pusar, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Masyarakat desa Pusar.

Pembangunan jembatan gantung Desa Pusar ini adalah atas bantuan CSR PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk, dengan panjang 98 meter yang menghubungkan Kantor Kepala Desa dan warga desa Pusar lainnya.

Bupati OKU menyalami warga Desa Pusar

Ketua panitia pelaksana Safarudin, senada juga dengan Kepala Desa Pusar A. Syukri mengucapkan terima kasih kepada PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk dan Pemkab OKU yang telah membantu penyelesaian perbaikan pembangunan jembatan gantung ini dengan menghabiskan dana sebesar Rp.175.000.000,-.

Pembangunan jembatan gantung ini dimulai pada tahun 2008 berawal dari dana swadaya masyarakat desa, dan dana lainnya selesai pada tahun 2009, kemudian dilanjutkan kembali oleh Pemerintah Kabupaten dibawah kepemimpinan Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis sekarang ini.

Bupati foto bersama dengan Tokoh Masyarakat

Ditempat yang sama, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis nengucapkan terima kasih kepada PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk yang telah  membantu perbaikan jembatan gantung desa Pusar ini.

Lebih lanjut Bupati OKU mengatakan pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jembatan gantung desa Pusar ini, adalah tujuan dari program pemerintah pusat maupun daerah untuk menyebarluaskan program pembangunan yang merata ke seluruh pelosok desa.

Gunanya dalam rangka untuk mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, mempermudah dan memperlancar roda dan arus perekonomian masyarakat. Kalau kemarin ke perkebunan harus memutar arah yang sangat jauh,  pungkasnya (yudi).

Baca Juga :   OKU MASUK TOP 99 BESAR Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020