Plh. Bupati OKU Bersama Kadin Pertanian OKU Panen Padi Sawah MT 2021

oleh
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Ir. Joni Saihu, MSi

PENGANDONAN,Samudra.News-Plh. Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH didampingi Kepala Dinas Pertanian OKU Ir. Joni  Saihu, MSi melakukan panen raya padi sawah. Bertempat di Desa Gunung Liwat Kecamatan Pengandonan-OKU, Kamis (16/9/2021).

Dari pantauan media acara tersebut juga dihadiri Kadin Pertanian Sumsel yang diwakili Kepala BPSMP Martapura, Wakil Ketua DPRD OKU Yoni Risdianto, Anggota Komisi II DPRD OKU Umi Hartati, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Tan Kurniawan, Perwakilan Polres OKU, Direktur Operasional BPR Baturaja Fitri Suhendar, Kepala OPD terkait, Camat, Para Kades se Kecamatan Pengandonan dan Undangan lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Ir. Joni Saihu, MSi menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya acara pada hari ini adalah dalam rangka mendorong pertanian untuk melakukan percepatan tanam.

Sehingga diharapkan indeks pertanaman (IP) akan meningkat, karena berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian di Kabupaten OKU, masih ada lahan sawah yang IP-nya kurang dari 100, itu artinya ada lahan sawah yang dianggap pertanian dalam satu tahun kurang dari satu kali.

Padahal Kementerian Pertanian mengharapkan agar seluruh lahan sawah apapun bentuk tipologinnya agar dioptimalkan minimalis IP 200 (dua kali tanam dalam setahun), sehingga Kementerian Pertanian dalam memberikan bantuan benih Padi, dikaitkan dengan penanaman indeks pertanaman atau penanaman luas tanam, bantuan akan diberikan apabila ada penambahan luas tanam/peningkatan IP.

Ketua Kelompok Tani sekaligus Tokoh Masyarakat Sepriyadi menyampaikan, usulan untuk melakukan perbaikan saluran Irigasi Pertanian. Menurutnya, perbaikan irigasi merupakan hal yang penting guna menjaga ketersediaan air bagi Sawah dan Ladang yang ada, sehingga produktifitas pertanian yang ada di Desa Gunung Liwat ini dapat lebih meningkat dan baik lagi.

Baca Juga :   Sekda OKU Dr H Achmad Tarmizi Pimpin Apel Pagi di Dua Dinas Sekaligus
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Ir. Joni Saihu, MSi

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala BPSMP Martapura Listoyo, SP, MSi menyampaikan Sumsel mendapat Peringkat Tertinggi ke 4 sebagai Provinsi dengan Peningkatan Produksi Padi tertinggi tahun 2019-2020.

Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat atas kinerja Pemprov Sumsel dibawah kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru yang telah berkontribusi dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan nasional, menjaga ketangguhan pertanian dalam menghadapi pandemi Covid-19, dan meningkatkan keunggulan produk pertanian.

Plh. Bupati berikan bibit durian musang king ke kelompok tani

Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumsel, produksi pangan Sumsel terus menunjukan trend peningkatan dari tahun-ketahun meski dimasa pandemi Covid-19. Bahkan   justru sektor pertanian  Provinsi Sumsel    mampu bertahan bahkan tumbuh secara positif.

Dimana produksi padi di Sumsel pada tahun 2020 mencapai 2.742.431 Ton Gabah Kering Giling (GKG). Produksi padi tersebut meningkat sebanyak 139.035 ton dari produksi padi pada tahun 2019 yang hanya sebanyak 2.603.396 Ton GKG

Plh. Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH dalam sambutannya menyampaikan harus diakui bahwa keberadaan petani dan kelompok tani di Kabupaten OKU telah memainkan peranan yang cukup strategis dalam menyelaraskan program kerja pemerintah daerah.

Plh. Bupati dan Kadin Pertanian akan panen padi sawah

Kabupaten OKU memiliki luas Sawah yang tidak begitu luas sekitar 3.837 hektar dan tegalan seluas 27.907 hektar. Dengan luasan yang tidak begitu besar Kabupaten OKU berupaya untuk meningkatkan produksi setiap tahunnya.

Selain tanaman Padi Kabupaten OKU juga memiliki potensi yang cukup luas untuk tanaman Jagung, Bawang Merah dan Cabe.  Adapun produksi Padi pada tahun 2019 sebesar 17,739’97 Ton dengan provitas sebesar 49.10 Kw/Ha produksi Jagung tahun 2019 sebesar 73.985 Ton dengan provitas sebesar 74.02 Kw/Ha.

Baca Juga :   Polisi Dipecat, Gara-gara Menjadi Calo Penerimaan Polri

Selain itu untuk peningkatan luas tanam Padi Kabupaten OKU juga ada kegiatan cetak Sawah. Adapun tujuan pencetakan sawah selain meningkatkan luas pertanaman padi juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para petani.

Plh. bersama Forkompimda panen padi sawah

Pada panen padi di Desa Gunung Liwat kali ini akan di panen padi sawah Hibrida Ciherang dengan total luas keseluruhan ± 40 hektar. Di masa pandemi Covid-19 saat ini sektor Pertanian memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam membangun perekonomian daerah.

Untuk itu perlu terus diupayakan pengembangannya karena telah berperan sebagai penyedia pangan untuk ketahanan pangan daerah, Penyediaan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat demi menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat, ujarnya.

Meningkatnya hasil produksi pertanian didukung juga oleh peran serta penyuluhan pertanian lapangan dan petugas pendamping peningkatan ekonomi pertanian (p2ep). Untuk itu lewat kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh penyuluh pertanian dan petugas p2ep di daerah ini agar terus meningkatkan pembinaan dan bimbingan kepada petani kita, sehingga para petani terbantu dalam peningkatan produksi dimasa mendatang, pungkasnya (yudi).