Hj. Hasmawaty AR Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Unbara “Kawasan Industri Yang Ramah Lingkungan”

oleh -478 Dilihat
Prof Ishaq Iskandar serahkan SK Guru Besar kepada Rektor Unbara Ir. Hj. Lindawati MZ, MT

BATURAJA,Samudra.News-Sebagaimana judul ini diambil dari sebagaian dari hasil penelitian disertasi Prof. Dr. Ir. Hj. Hasmawaty, AR, MM, MT yaitu Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Banyuasin akan membangun kawasan industri dalam merealisasikan Pelabuhan Internasional Indonesia di wilayah Tanjung Api-Api.

Sumatera Selatan merupakan provinsi di Indonesia yang mempunyai beragam potensi ekonomi dari hasil pertanian yang beraneka ragam diantaranya: Kopi, Karet, Kelapa Sawit, Minyak Kelapa dan lain sebagainya. Namun, pembangunan Pelabuhan tersebut tentu ada tantangan dan banyak pula manfaatnya bagi Provinsi Sumatera Selatan.

Hal tersebut menjadi pembuka pidato yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Hj. Hasmawaty, AR, MM, MT. dalam upacara pengukuhannya sebagai Guru Besar Teknik Lingkungan, Ketua Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Baturaja (Unbara), yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Baturaja-OKU, Kamis (4/5/2023).

Prof. Dr. Ir. Hj. Kasmamati AR, MM, MT saat menrima SK guru besar dari Rektor Unbara

Upacara pengukuhan Guru Besar Hj Hasmawaty tersebut dipimpin oleh Rektor Universitas Baturaja Ir. Hj. Lindawati MZ, MT,  dengan dihadiri oleh Ketua Yayasan YPSS Unbara, Pj Bupati dan Forkopimda OKU, para Wakil Rektor, para Anggota Senat Akademik, para Guru Besar. Serat para tamu undangan lainnya.

Dalam pidato berjudul “Pengelolaan Limbah Cair Terpadu Untuk Pengembangan Kawasan Industri Baru”, Guru Besar Hj Harmawaty yang menjabat Ketua Program Studi Teknik Lingkungan ini antara lain menyampaikan bahwa Sumatera Selatan selain Pertanian juga  memiliki Industri seperti Minyak dan Gas, Batubara, Kelapa Sawit, Semen Baturaja, Pupuk Urea, Karet, dan banyak lagi mulai dari industry besar hingga kecil, ujarnya.

Selain manfaat-manfaat yang berhubungan langsung dengan lingkungan, pemanfaatan Kawasan Pelabuhan Tanjung Api-Api juga dapat menjadi sumber dana pembangunan Provinsi Sumatera Selatan umumnya Indonesia.

Foto bersama usai penyerahan SK Guru Besar kepada Prof. HJ Hasmawaty

Terlebih lagi dengan luas wilayah Provinsi Sumatera Selatan dengan luas 87.017 KM, berpenduduk 6,7 juta jiwa dalam angka tahun 2020, Sumatera Selatan sangat berpotensi menjadi provinsi terkaya di Indonesia, ujarnya.

Baca Juga :   Satgas Yonif 742 Kibarkan Bendera di 554 Patok Perbatasan RI-Timor Leste

Dalam upacara pengukuhan tersebut, Prof. Dr. Ir. Hj. Hasmawaty, AR, MM, MT. juga menyampaikan hal-hal yang telah dan terus dilakukan oleh para Guru Besar, Pengajar, dan Mahasiswa di Program Studi Lingkungan Universitas Baturaja sebagai bentuk komitmen untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya dalam Bidang Teknk Lingkungan.

Pada kesempatan tersebut juga dihadiri oleh keluarga besar Prof. Dr. Ir. Hj. Hasmawaty, AR, MM, MT. yakni Suaminya Ir. H. Adam Kusmawan, MM, anak anaknya yakni: dr. Thanial Jimmy Andre, FPCS, MH, Ade Rizky Irenne, SE, M Fin Plan, dr. Putri Natasia Kinsky dan para anggota keluarga lainnya (Yudi).