
BATURAJA OKU-Pasca Libur Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah baik Instansi Pemerintahan, BUMN, BUMD, Swasta maupun yang lainnya kembali melakukan rutinitas kerjanya masing-masing. Hari pertama masuk kerja banyak dimanfaatkan oleh semua pegawai untuk melakukan Halal Bihalal setelah melaksanakan libur panjang lebaran. Tidak ketinggalan PDAM Tirta Ogan Baturaja juga melakukan hal yang sama, Kamis (13/06).
Begitupun PDAM Tirta Ogan, bertempat di halaman kantor PDAM Tirta Ogan Baturaja dihadiri oleh Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda OKU, Romson Fitri, SH MH, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah OKU, AM Hanafi, SE, MM, Kadin PU PR Ir. H. Helman, MM, Kadin PU Perkim Ir. H. Ulia Mahdi, MM, Kabag Perekonomian Setda OKU Ir. Mufti Audha, MT, Kabag Humas dan Protokol Setda OKU Feri Iswan, AP, MSi dan Karyawan/Ti serta Dharma Wanita Persatuan PDAM OKU.

Direktur PDAM H. Abi Kusno, SE menyampaikan, atas nama pribadi, keluarga sekaligus atas nama segenap karyawan/ti mengucapkan “Minal Aidin Walfaizin, Mohon Ma’af Lahir dan Bathin”. Dalam hal ini Abi Kusno tak lupa mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Karyawan/ti khususnya bagian Teknik yang tergabung dalam “Satgas Idul Fitri 1440 H”. Dimana semua umat muslim berkumpul bersama keluarga dan handai tolan, sementara kalian harus meninggalkan keluarga demi melaksanakan tugas mulia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik untuk mandi, minum dan sekaligus berwudhu’.

Alhamdulillah selama bulan Ramadhan tahun ini, PDAM Tirta Ogan tidak banyak mengalami kendala yang berarti dibanding tahun lalu, biasanya PDAM diuji dengan kerusakan-kerusakan dan gangguan yang cukup fatal, mulai dari masalah Listrik, Kerusakan Pompa, Ponton dan lainnya. Namun demikian, namanya pelayanan selalu dinilai kurang, lebih-lebih air bersih yang merupakan kebutuhan dasar hidup manusia. Karena itu ingin cepat dilayani, air tidak mengalir satu hari, laporannya sudah satu minggu dan seterusnya, namun kami harus tetap melayani dengan tersenyum dan berusaha, ujarnya.

Dilanjutkan Abi Kusno, perkembangan Kota Baturaja yang cukup pesat, sehingga banyak daerah perluasan yang belum terjangkau oleh pelayanan PDAM karena keterbatasan, baik kapasitas maupun jaringan yang ada. Sebagai informasi yang cukup menggembirakan kita semua, tahun 2020 dalam Kota Baturaja kembali mendapat bantuan berupa “Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas 120 L/det melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Sumsel, dan di tahun yang sama juga akan dibangun PDAM unit IKK Peninjauan dengan kapasitas 20 L/det.
Selain itu kata dia, kita harus menunjukkan kinerja bagus, semangat baru terutama dalam memberikan kualitas pelayanan air kepada masyarakat. Sehingga masyarakat puas dengan pelayanan yang kita berikan. Tingkatkan terus semangat kerja setelah libur lebaran, masih banyak tugas yang harus dilakukan segenap pegawai PDAM Tirta Ogan, dalam hal cakupan pelayanan dan penambahan sambungan langganan, semua pelayanan berjalan dengan baik saat libur lebaran kemarin, jelasnya.

Sementara itu Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis menyampaikan dengan silaturahim ini mudah-mudahan bisa membawa kemajuan Perusahaan Daerah. Ia berharap kegiatan ini tidak sekadar serimonial belaka, hubungan silaturahim antar pegawai saja, tetapi juga harus dimaknai sebagai ajang meningkatkan semangat kerja untuk pelayanan air terhadap masyarakat untuk menciptakan kemajuan perusahaan dibutuhkan kekompakan, kebersamaan untuk menyelesaikan semua program kerja.
Kuryana juga menghimbau Kepada jajaran PDAM, agar terus bekerja dengan baik dan saat ini yang masih menjadi kendala besar masalah pendistribusiannya masih ada daerah-daerah yang kurang lancar pengaliran airnya serta kejernihannya. Banyak keluhan warga dengan permasalahan tersebut. Ia disetiap “Jum’at Bersih” selalu melihat ke got-got, ternyata ada juga pipa yang bocor, apakah itu karena dimakan usia, atau karena sebab lainnya.

Bupati mengharapkan kedepannya PDAM, semakin meningkatkan pelayanannnya kepada masyarakat, banyak yang protes kepada Bupati, bagaimana warna air yang mengalir di sungai ogan, bigitu pula yang mengalir ke rumah warga. Cari tahu kenapa kualitas airnya jelek, kalau ada peralatan atau bahan baku yang kurang, itu bisa dianggarkan. Contoh, kita berhasil membangun PDAM di Batumarta, namun masyarakatnya diam. Namun kalau ada saja jelek cepat dibilang ini dan itu. Halal Bihalal ditutup dengan tausiah oleh Ustadz H. Muhammad Teguh, SAg, MPd.i dan diakhiri dengan bersalam-salaman saling memaafkan, (yudi).