
PALEMBANG, Samudra.News-Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH didampngi Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Anom Setyadji, SIK memimpin rapat mekanisme pendistribusian bantuan Dapur Umum bagi masyarakat yang terdampak Covid 19. Bertepat di Mapolrestabes Palembang, Jumat (17/4/2020).
Dari pantauan media acara tersebut juga dihadiri Dir Binmas Polda Sumsel, Dir Sabhara Polda Sumsel, Wakapolrestabes Palembang, Para Pejabat Utama Polrestabes Palembang, serta para Kapolsek jajaran Polrestabes Palembang.
Wakapolda Rudi Setiawan mengatakan akibat dari dampak Covid-19 bisa berdampak pada aspek sosial masyarakat terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah dan keluarga miskin lainnya,
Wabah Covid-19 tidak saja berdampak pada aspek sosial bisa berkembang ke situasi Kamtibmas diwilayah Sumatera Selatan. Hal ini di karenakan para pekerja informal banyak yang kehilangan mata pencahariannya.
Wakapolda mengatakan dengan adanya wabah ini meningkatnya warga Misbar yaitu Miskin Baru, ujarnya.

Timbulnya Misbar dikarenakan adanya upaya dari pemerintah untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, pemberlakuan pembatasan-pembatasan interaksi sosial berakibat pada kurangnya kebutuhan orang yang tidak dapat terpenuhi.
Untuk memenuhi kebutuhan kekurangan tersebut terutama kebutuhan pangan pemerintah membuat dapur umum.
Dapur umum yang hasilnya berupa makanan yang kita berikan kepada penerima bantuan makanan dengan tepat sasaran yaitu Miskin Baru (Misbar), Pekerja informal yang tidak termasuk dapat bantuan pemerintah, Difabel, pekerja harian, tegasnya.
Selanjutnya dikatakan dalam pendistribusian harus diperhatikan social distancing atau jaga jarak, menggunakan masker, tepat sasaran, tidak mengakibatkan kerumunan dan melibatkan TNI dan Pemerintah Provinsi, pungkasnya (yudi).