HKN Ke-58 Diperingati Secara Sederhana Dengan Tema “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”

oleh -107 Dilihat
Kepala Dinas Kesehatan serahkan bantuan kepada yang berhak

BATURAJA,Samudra.News-Asisten III Setda OKU Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-58 Tahun 2022. Bertempat di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten OKU. Kamis (01/12/2022).

Asisten III Bidang Administrasi Umum  Setda  OKU H. Romson Fitri mewakili Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah menyampaikan sambutan Menteri Kesehatan. HKN Ke-58 Tahun 2022 mengangkat tema “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”.

Tema ini dipilih untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang secara bersama, bahu membahu,  dan bergotong royong dalam menghadapi situasi kesehatan dimasa Pandemi Covid-19, sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali beraktivitas dan produktivitas agar Indonesia kembali bangkit dan kembali sehat.

Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19, termasuk 5 besar negara dengan vaksinasi terbanyak di dunia, dengan total 442 juta dosis vaksin telan disuntikkan sampai dengan Oktober 2022.

Meskipun begitu, kita tidak boleh lengah. Sejak bulan Oktober, kita telah mendeteksi adanya kenaikan kembali kasus Covid-19. Data kematian menunjukkan 4 dari 5 pasien meninggal belum divaksinasi booster.

Proporsi pasien yang meninggal akibat Covid-19 tiga kali lebih banyak pada kelompok lansia dibandingkan dengan yang bukan lansia. Oleh karena itu, mari terus  ingatkan masyarakat untuk melengkapi vaksinasi Covid-19 dengan booster. Dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, bangsa Indonesia telah membuktikan dirinya sebagai bangsa yang tangguh.

Masyarakat dusun dan kampung saling melindungi dan saling berbagi. Ulama, tokoh agama, dan tokoh adat, aktif mendampingi masyarakat. Organisasi sosial keagamaan bergerak cepat membantu masyarakat. Tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan Jajaran Birokrasi saling bersinergi. Lembaga-lemabaga negara juga mendukung pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian ini. Karakter bangsa Indonesia sebagai pejuang, saling peduli, bergotong royong merupakan modal utama kita bisa segera mengatasi pandemi ini.

Baca Juga :   Dua Lulusan Terbaik Akademi Militer 1992 Kini Jadi Jenderal Bintang Satu

Mesikpun dihadapkan pada prioritas penanganan Covid-19,  pada saat yang sama pemerintah juga terus melakukan upaya penanganan masalah kesehatan lainnya yang merupakan program prioritas nasional, seperti penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), menurunkan angka stunting pada balita, memperbaiki pengelolaanJaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta meningkatkan kemandirian penggunaan produk farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

Pandemi juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus berbenah, melakukan transformasi pada sistem kesehatan di tanah air. Kemenkes saat ini sedang melakukan trnaformasi sistem kesehatan yang berfokus pada 6 pilar, untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, produktif, dan berkeadilan, sekaligus sebagai bentuk kesiapan pemerintah dalam menghadapi masalah kesehatan di masa yang akan datang.

Adapun fokus 6 pilar transformasi kesehatan adalah transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.

Pada kesempatan ini, Menkes berharap semua insan kesehatan terus mendorong masyarakat untuk memeriksakan  kesehatannya secara rutin, baik pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembangnya balita, imunisasi, pemeriksaan penyakit-penyakit sesuai siklus hidup, serta terus mengembangkan diri dan organisasi dalam kompetensi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Mewakili Penjabat Bupati OKU, Romson Fitri, atas nama Pemerintah Kabupaten OKU mengucapkan selamat memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-58 tahun 2022. Mari kita manfaatkan peringatan HKN  tahun 2022 ini sebagai langkah perubahan besar untuk semakin mengembangkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten OKU (**).