Faisal Saleh: Prabowo Senang Hadiri Acara “Flashback To The 80s And 90s” Relawan Erick Tohir Alumni Amerika Serikat (ETAS)

oleh -719 Dilihat
Capres Prabowo Subianto bersama Alumni Amerika Serikat, Faisal Saleh yang juga menjadi Host di acara yang bertajuk “Flashback to the 80s and 90s”

JAKARTA,Samudra.News-Faisal Saleh salah satu Alumni Amerika Serikat yang menjadi host pada acara silaturahmi dengan Calon Presiden RI Ke-8 nomor urut 2 Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka.

Kegiatan tersebut bertajuk “Flashback to the 80s and 90s” sebuah acara yang diselenggarakan oleh Relawan Erick Tohir Alumni Amerika Serikat (ETAS). Bertempat di Coffee Bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2024).

Faisal Saleh salah satu Alumni Amerika Serikat yang menjadi host pada acara silaturahmi dengan Calon Presiden RI Ke-8 nomor urut 2 Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut bertajuk “Flashback to the 80s and 90s” diselenggarakan oleh Relawan Erick Tohir Alumni Amerika Serikat (ETAS).

Dari pantauan media acara tersebut selain dihadiri Capres Prabowo juga tampak Erick Tohir, Boy Tohir, Komjen Pol (Purn) Boy Rafli Amar, Ketua TKN Rosan Ruslani, Budi Djiwandono, Maruar Sirait, Dino Vega, Faisal Saleh, Sofian Saleh, Agus Harimurti Yudoyono dan sejumlah kader partai pengusung pasangan calon nomor urut 2, diantaranya Eko Patrio, Uya Kuya dan Pasha Ungu.

Sebagaimana disampaikan Faisal Saleh putra mantan Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan periode 1979-1989 tersebut mengungkapkan bahwa, acara ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat para lulusan luar negeri terutama dari Amerika Serikat (USA).

“Kami pandang, sosok pak Prabowo Subianto dinilai sebagai sosok yang sangat tepat mempimpin Indonesia ke depan, yang insya Allah bulan depan sudah terpilih menjadi Presiden Indonesia ke-8” ujar Faisal Saleh.

Faisal Saleh Alumni Amerika Serikat support acara silaturahmi dengan Calon Presiden RI Ke-8 nomor urut 2 Prabowo Subianto diacara yang bertajuk “Flashback to the 80s and 90s”.

“Pasangan Prabowo-Gibran sangat cocok dimana Bapak Prabowo ahli Geo Politik, mengenal betul secara umum Indonesia, jago dalam politik nasional, faham soal ekonomi dan mengerti tentang sosial budaya negeri kita. Sementara Mas Gibran sangat mengenal grass root sebagai Walikota sangat faham pembangunan dimulai dari level paling bawah, karena itu kami yakin Pasangan nomer urut dua (2) sangat tepat dalam memimpin bangsa ini dan Insya Allah akan menang sekali putaran”, ujarnya.

Baca Juga :   Sejarah Berdirinya Kabupaten OKU Selatan, Ini Dia Tokoh Pendirinya

Diakhir sambutannya Faisal Saleh yang juga pengamat sosial sekaligus sebagai Host di acara yang bertajuk “Flashback to the 80s and 90s”, Faisal Saleh menyampaikan pantun khusus buat pak Prabowo bunyinya : “Dari Kebayoran ke Pasar Minggu, Mampirnya di Belakang Senayan.

Pak Prabowo dan Mas Gibran Pemimpin yang di Tunggu-tunggu, Bulan Depan Menang Sekali Putaran”. Dan pak Prabowo tersenyum senang diiringi di Applause para hadirin yang hadir di acara tersebut.

Ditempat yang sama Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang menghadiri acara bertajuk “Flashback to the 80s and 90s” sebuah acara yang diselenggarakan oleh relawan Erick Tohir Alumni Amerika Serikat (ETAS).

Dalam acara tersebut, Prabowo terlihat sangat menikmati acara dan bergoyang bersama para peserta acara dengan alunan musik 80 an. Sebelumnya Calon Presiden nomor urut 2 itu juga memberikan sambutan dan berbincang dalam bahasa Inggris.

Capres Prabowo fotobersama dengan Erick Tohir, Boy Tohir, Ketua TKN Rosan Ruslani, Budi Djiwandono, Maruar Sirait, Faisal Saleh, Agus Harimurti Yudoyono dan kader partai pengusung pasangan calon nomor urut 2.

“Kita terlahir di Indonesia dengan berbagai keberagamannya. Agamanya, Budayanya dan lain sebagainya. Ini sebuah berkah, meskipun lulusan Amerika Serikat kita menyadari betul, tidak semua hal dari Amerika bisa diterapkan di Indonesia” ujar Prabowo Subianto.

“There can be prosperity without peace.. tidak ada dalam sejarah sebuah negara akan sejahtera jika tidak dalam keadaan damai” tambahnya.

Dalam acara yang bernuansa santai itu, prabowo juga mengajak masyarakat Indonesia untuk bekerja keras terus menerus untuk menjaga perdamaian, dan mengajak untuk berterima kasih kepada semua pemimpin-pemimpin Indonesia terdahulu.

Prabowo juga sedikit bernostalgia ketika dirinya ahirnya ia memutuskan untuk rekonsiliasi dengan Jokowi sebagai rival beratnya di 2019. “Menang Tanpa Menyakiti.. Menang Tanpo Ngasurake, itulah Bapak Jokowi”, pungkasnya (**).