Desa Terap Mulia Banding Agung Laksanakan Musdes Sekaligus Menyusun RKPDesa

oleh -179 Dilihat
Peserta musyawarah desa tahun anggaran 2023

BANDING AGUNG,Samudra.News-Pemeritah Desa Terap Mulia melaksanakan musyawarah penyusunan rencana kerja (RKPDesa) tahun anggaran 2023. Adapun Musdes tersebut dibuka oleh Ketua BPD Desa Terap Mulia sebagai penyelenggara yang dilanjutkan pendamping Desa Terap Mulia Dedi Candra Irawan sebagai penasehat Penyususna  RKPDesa Tahun Anggaran 2023.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh perangkat Desa, Camat Banding Agung, Sekcam  Kecamatan Banding Agung, Ketua BPD Sarip Abas, Kapolsek, Pendamping Desa Dedi Candra Irawan,  dan perwakilan unsur Tokoh Masyarakat.

Camat Banding Agung Adi Saputra. SH menyampaikan arahannya  terkait maksud dan tujuan penyelenggaraan Musyawarah RKPDes. Bertempat di Aula Balai Desa Terap Mulia, Banding Agung, Sabtu (28/10/2023).

Tujuannya, ialah untuk menentukan arah kebijakan pemerintah desa, baik dalam sektor pembangunan, pembinaan, pemberdayaan atapun penyelenggaraan pemerintah yang akan dilaksanakan tahun depan.

Kegiatan musyawarah desa (Musdes) digelar juga untuk mengevaluasi semua kegiatan yang telah dilaksanakan dan yang belum dilaksanakan, Musdes memprioritaskan kegiatan desa yang akan dilaksanakan dan dibiayai oleh APBDes.

Kades Terap Mulia dalam sambutan di musyawarah desa

Pembukaan yang diawali sambutan dari Kepala Desa Terap Mualia Peri Kusnaipi  menyampaikan pelaksanaan Musdes bertujuan untuk mengevaluasi guna bisa mensejahterakan masyarakat khususnya untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. “Sehingga program Musdes harus terlaksana dengan baik agar hasilnya maksimal,” harapnya.

Beliau menambahkan dengan adanya Musdes diharapakan desa akan terus maju melalui program yang dilaksanakan sesuai dengan usulan dari masyarakat setiap kepala dusun (Kadus). “Dana Desa supaya digunakan sebaik-baiknya dan dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat, bukan untuk yang lain,” tegasnya.

Bahkan, pihaknya menargetkan, musyawarah desa tidak hanya agenda formalitas, sehingga banyak pihak yang menilai agenda musyawarah desa menjadi tidak jelas.

Selanjutnya ditetapkan Tim Penyusun RKPDes yang akan mengkaji usulan-usulan yang masuk sehingga nantinya akan menjadi prioritas pembangunan pada tahun anggaran 2024 mendatang.

Baca Juga :   Makam Keturunan Raja Palembang Mirip Halte Bus Kota

Setelah dilakukan pembahasan terhadap materi, selanjutnya seluruh peserta musyawarah desa menyepakati beberapa hal yang berketetapan menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah desa dalam rangka penyusunan RKP Desa, (Nov).