H. Teddy Meilwansyah: Pemuda Adalah Penerus Kepemimpinan Bangsa, Jangan Menjadi Penyebab Kemunduran Bangsa

oleh
Kadin Diknas serahkan cindramata untuk KAMMI

BATURAJA,Samudra.News-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) H. Teddy Meilwansyah, SSTP, MM saat menjadi pembicara dalam stadium general Pelatihan Kader Bangsa Nasional Tingkat 2 Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah OKU Raya. Bertempat di Aula Desa Batu Putih Kecamatan Baturaja Barat, Kamis (11/2/2021).

Pelatihan Kader Bangsa Nasional Tingkat 2 KAMMI Daerah OKU Raya sendiri dilaksanakan  dari tanggal 11-14 Februari 2021 dan diikuti oleh 37 orang peserta utusan dari KAMMI Komisariat Sebimbing Sekundang OKU Raya,

Kemudian KAMMI Komisariat Semesta OKU Raya, KAMMI Komisariat Muhammad OKU Raya, KAMMI Daerah Ogan Raya (Universitas Sriwijaya), KAMMI Daerah Silampari (Lubuk Linggau), KAMMI Daerah Kuningan Jawa Barat dan KAMMI Daerah Bandar Lampung.

Teddy Meilwansyah dalam acara tersebut mengatakan, Pemuda-pemuda Indonesia saat ini banyak yang telah terdegradasi Moral dan Ideologinya, sehingga pemuda yang semestinya siap menerima estafet kepemimpinan bangsa justru menjadi penyebab kemunduran bangsa Indonesia.

H. Teddy Meilwansyah menjadi pembicara di KAMMI

Untuk itu menurut H. Teddy Meilwansyah selaku Kadin Pendidikan OKU dirinya sangat mendukung mimpi-mimpi dan kegiatan positif yang dilakukan oleh pemuda-pemuda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa seperti yang dilakukan KAMMI OKU Raya saat ini.

Jangan sampai pemuda-pemuda KAMMI OKU Raya ini menjadi penyebab dari kemunduran bangsa, tegas mantan Pj. Bupati Kabupaten Muara Enim.

Dalam kesempatan tersebut Teddy Meilwansyah juga menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten OKU siap bersinergi dengan KAMMI OKU Raya dan juga seluruh elemen masyarakat OKU untuk menyukseskan program-program Diknas OKU.

Saat ini banyak program-program yang tengah digarap Diknas OKU byang bisa melibatkan pemuda sebagai partner inovasi kebaikan salah satunya yaitu Rumah Juz Amma yang bersinergi dengan berbagai ormas yang bertujuan untuk mengenalkan anak-anak beragam tingakatan pendidikan agar sejak dini bisa mengaji dan mengenal hurug hijaiyah, beber Teddy.

Baca Juga :   Gubernur Sumsel Berharap Nantinya Ada Pemain Sriwijaya FC Dari OKU

Rumah Juz Amma sendiri menurut Teddy diharapakan akan diterapkan sebagai salah satu ekskul di sekolah saat pandemi telah berakhir dan Kegiatan Belajar Mengajar telah aktif tatap muka kembali (red).