POLDA SUMSEL Gagalkan Peredaran 2.059,3 Gram Sabu dan 468 Butir Ekstasi

oleh -95 views
Kabid Humas Polda Sumsel  Kombes Pol Drs. Supriadi, MM

PALEMBANG, Samudra.News-Ditengah merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia tidak meyurutkan niat para pengedar Narkoba untuk melancarkan aksinya untuk mengedarkan barang terlarang tersebut. Namun tidak mematahkan semangat pihak Kepolisian dari Direktorat Narkoba Polda Sumsel untuk memberantas peredaran Narkoba.

Polda Sumsel tidak main-main untuk memberantas peredaran Narkoba di Sumsel. Hal ini  terbukti dengan diungkapnya peredaran Narkoba jenis Sabu sebanyak 2.059,3 Gram dan Pil Ekstasi 468 butir. Dalam Press Release   ungkap kasus peredaran Narkoba di halaman depan Gedung Narkoba Polda Sumsel, Rabu (29/4/2020).

Kabid Humas Polda Sumsel  Kombes Pol Drs. Supriadi, MM saat memberi penjelasan didampingi Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombes Heri Istu mengatakan, dari terungkapnya kasus Narkoba  yang direlease hari ini, dengan jumlah 2.059,3 Gram Sabu dan 468 butir Ekstasi.

Kabid Humas jelaskan penagkapan bandar Narkoba

Direktorat Narkoba bersama stakeholder terkait dalam hal ini Bea Cukai Sumbagtim,  dari jumlah barang bukti tersebut,  cukup banyak masyarakat yang terselamatkan kurang lebih 12.000 jiwa, ujarnya.

Kita bisa bayangkan apabila peredaran Narkoba ini bisa terlewatkan, begitu dasyatnya dampak dari bahaya Narkoba, untuk itu mari  kita bersama-sama perangi Narkoba, kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Supriadi, MM.

Ditambahkan Kabid Humas Kombes Pol Drs. Supriadi, MM, apabila ada informasi terkait peredaran Narkoba di Sumsel agar kiranya menginformasikan kepada Kepolisian, dengan adanya informasi tersebut Polri  akan memutus rantai peradaran Narkoba dan menindak tegas para “Bandar  Narkoba di Sumatera selatan”, tegasnya.

Sementara Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Heri Istu dalam kesempatanya merelease barang-bukti dari masing-masing tersangka. Dari tujuh (7) Laporan Polisi dengan jumlah tersangka 10 laki-laki dan satu (1) orang  wanita, diantaranya :

Baca Juga :   PT. Semen Baturaja Gelar Acara Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Yatim Piatu
Para tersangka pengedar Sabu dan Ekstasi

GW, MW dengan barang bukti 5 bungkus Narkotika jenis Sabu dengan berat 491 gram, lalu IBB, SR dengan barang bukti 1 Paket Narkotika jenis Sabu dengan berat 266 gram kemudian tersangka MD barang bukti 1 bungkus plastik warna hijau bertuliskan Chinese Pin Wei berisikan 1 paket besar Sabu dengan berat lebih kurang 1.000 gram.

Kemudian tersangka RS, DN barang bukti 468 butir Pil Ekstasi dengan berat 166 gram. Tersangka MY  barang bukti 1 Paket Narkotika jenis Sabu dengan berat 100,76 gram. Tersangka AD, SS dengan barang bukti 1 Paket Narkotika jenis Sabu dengan berat 101,18 gram dan Tersangka HS dengan barang bukti 1 Paket Narkotika jenis Sabu berat 100,36 gram.

Semua tersangka akan dikenakan Primer pasal 114 Ayat 2 Subsider  112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman penjara paling singkat 20 tahun paling lama seumur hidup. untuk subsider singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun maksimal seumur hidup, ujar Direktur Narkoba Polda Sumsel (ril/yd).