PELAKSANAAN UNBK DI SMA OKU AMAN & LANCAR

oleh -28 views

BATURAJA OKU-Siswa SMA sederajat se-Indonesia, termasuk di SMA 4 Baturaja OKU melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama pada Senin (09/04). Berdasarkan pantauan media online Samudra.news, kondisi pelaksanaan UNBK terpantau aman dan lancar. Karena dalam UNBK panitia pelaksana dibantu beberapa personil dari Polres OKU.

Hal itu saat mengunjungi beberapa SMA yang ada di Baturaja OKU dan ketika bertemu langsung dengan Kepala Sekolah SMA 4 Jumiati di ruang kerjanya, Senin (09/04). Sewaktu diwawancara Kepala Sekolah menjelaskan, kondisi dan keadaan saat melaksanakan UNBK aman dan lancar, tidak ada kendala, karena semuanya sudah diantisipasi kendala apa saja yang akan terjadi, ujarnya.

Ia menyebut sejumlah kendala yang biasanya muncul berupa gangguan listrik atau internet. Internet aman karena kami sebelumnya sudah mendatangi pihak Telkom Baturaja, listrik aman, lancar tidak ada masalah berarti misalnya aliran listrik, jaringan juga tidak rusak. Kehadiran siswa tidak ada masalah dan tidak ada yang absen dalam UNBK kali ini, ujarnya.

Mungkin para siswa yang tengah menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 yang dimulai 09 sampai 12 April 2018 saja yang mengalami keluhan dan hambatan, karena panitia membagi dari beberapa sesi jam pelaksanaannya. Tapi yakinlah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Baturaja OKU sudah terbiasa dengan waktu sekolah yang sampai sore, katanya.

Sebagaimana dijumpai sewaktu jam istirahat, salah seorang siswi SMA 4 Rara menyampaikan, waktu pelaksanaan UNBK yang menjadi keluhan dari pelajar biasanya jam sehabis makan siang, ini lantaran semalam belajar sampai larut malam. Ia mengaku bahwa lewat tengah hari atau diatas pukul 13.00 WIB adalah jam ngantuk. Rara menambahkan bahwa dalam mengikuti ujian tersebut ia dan rekan-rekannya yang lain harus belajar lebih keras dari hari biasa.

Baca Juga :   BPS OKU Lakukan Survei Pelaksanaan Hasil Reformasi Birokrasi di Mapolres OKU

Kendati demikian Rara berharap agar dalam pelaksanaan ujian tersebut ia dan teman-temannya yang lain dapat meraih nilai maksimal meski harus berjuang melawan rasa kantuk. Kalau setelah makan siang, ngantuknya itu yang bikin agak susah ditahan. Gimana mau dapat nilai bagus kalau ujian tidak konsentrasi akibat ngantuk, candanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMAN 4 Baturaja Jumiati mengaku bahwa pihak sekolah memang menerapkan tiga sesi dalam UNBK tersebut. Hal ini terpaksa dilakukan lantaran keterbatasan dalam unit komputer yang dipergunakan untuk ujian. Lebih jauh ia menjelaskan bahwa saat ini jumlah siswa yang mengikuti ujian disekolah tersebut mencapai 231 orang sedangkan untuk komputer yang tersedia terbatas.

Jumiati mengaku maklum di mana ada peserta ujian yang mengeluh mendapatkan jadwal ujian pada siang hari. Namun demikian ia berharap agar seluruh pelajar tersebut dapat mengikuti ujian dengan lancar dan mendapatkan hasil maksimal. Menghadapi ujian nasional ini, para peserta diimbau untuk percaya diri dan tidak memercayai pihak yang mengklaim memiliki bocoran soal atau kunci jawaban. Tutupnya (yudi kasman)