Nyuri Velg Mobil Untuk Poya-Poya, Akhirnya Nginap Di Hotel Prodeo

oleh -48 views

PALEMBANG, Samudra.News-Anang (58) warga Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang harus diamankan Personel Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polrestabes Palembang,

Akibat aksinya melakukan pencurian di Gudang belakang kantor PT Asuransi Raksa Pratikara yang beralamat di Jalan Radial, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Sabtu (2/5/2020).

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kasubnit Pidum, Ipda Andrean mengatakan pelaku diamankan tanpa adanya perlawanan saat sedang berada di Jalan Radial Palembang.

Pelaku kita tangkap akibat ulahnya melakukan pencurian Velg dan Ban Mobil milik korban Rusmanto Dwi Saputra (29) yang disimpan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tidak lain tempat korban bekerja, ujarnya .

Pelaku tidak melakukan aksi ini seorang diri, melainkan bersama temannya YN (DPO). Pelaku beraksi bersama temannya yang kini masih kita buru, untuk Identitasnya sudah kita kantongi, katanya.

Selain mengamankan pelaku, petugas menyita barang bukti satu helai baju kaos hitam merk Totot, milik pelaku, satu helai celana pendek biru  milik pelaku, satu buah topi warna hitam milik pelaku. Kesemua barang bukti yang kita amankan ini adalah pakaian yang dikenakan pelaku pada saat melakukan pencurian, ujarnya.

Untuk kronologinya sendiri, para pelaku melakukan pencurian di TKP dimana korban menyimpan ban dan velg mobilnya. Setelah dilihat oleh korban ban dan velg tersebut tidak ada lalu korban bertanya kepada saksi.

Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa dua unit Velg berikut ban yang ditaksir seharga Rp 1 juta. Setelah itu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.

Atas laporan itulah anggota kita melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku dan kita masih memburu satu pelaku yang masih belum tertangkap, tutupnya.

Baca Juga :   Hari Amal Bakti Kementerian Agama Tahun 2020, “Umat Rukun, Indonesia Maju”

Sementara, pelaku Anang mengakui perbuatannya telah melakukan aksi pencurian dengan mengambil velg dan ban di TKP.

Memang saya melakukan aksi itu bersama YN, kemudian dia yang menjualnya terus uangnya kami bagi dua. Sedangkan uang saya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari dan poya-poya, pungkasnya (wahyu).