Herman Deru Resmikan 56 Proyek Infrastruktur di Kota Lubuk Linggau Termasuk Jembatan Air Kelingi

oleh -1 views
Gubernur Sumsel H. Herman Deru

LINGGAU,Samudra.News-Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Walikota Lubuk Linggau SN Prana Putra Sohe meresmikan 56 Proyek Infrastruktur yang ada di Kota Lubuk Linggau, Kamis (11/3/2021).

Di era Gubernur Sumsel sekarang, Pembangunan infrastruktur masih menjadi program prioritas Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY). Pembangunan infrastruktur yang belakangan ini terus digeber diharapkan dapat bermuara pada terbukanya konektivitas antar daerah guna mempercepat pulihnya ekonomi yang bermuara pada pengentasan kemiskinan di 17 Kabupaten/Kota.

Tuntasnya pembangunan infrastruktur di TA. 2019 dan 2020 ditandai dengan peresmian yang diawali dengan meresmikan pembangunan infrastruktur di Kabupaten OKU Timur, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Ilir. Musi Banyuasin dan Kota Lubuk Linggau TA. 2019 sebanyak 16 item dan 40 item lagi pada TA. 2020.

Peresmian infrastruktur di Kota Lubuk Linggau yang menelan Anggaran Tahun 2019 sebesar Rp 15.495.000.000, dan TA. 2020 sebesar Rp. 64.170.000.000, bersumber dari APBD Provinsi Sumsel yang dialokasikan melalui anggaran belanja Organisasi Perangkat Daerah berdasarkan kewenangan Provinsi dan Belanja Bantuan Keuangan Bersifat Khusus kepada Pemerintah Kota Lubuk Linggau.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru

Kendati masih menghadapi pandemi Covid-19, pembangunan infrastruktur di Provinsi Sumsel tetap terus dijalankan, sebab infrastruktur yang baik akan menjadi salah satu strategi dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat Sumatera Selatan.

Alhamdulillah kita telah meresmikan infrastruktur di Kota Lubuk Linggau. Termasuk Jembatan Air Kelingi yang menghubungkan Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuk linggau. Jadi ini momentum yang sangat dinantikan masyarakat, ini juga menjadi bukti kita tidak boleh menyerah, perekonomian kita harus tetap berjalan, ujarnya.

Pembangunan infrastruktur juga kita harapkan dapat menjadi sarana penghubung untuk meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat. Kota Lubuk Linggau sebagai pusat bisnis yang merupakan kota penyangga 3 Kabupaten antara lain Mura, Muratara, dan Rejang Lebong Bengkulu. Insya Allah 2021 lebih baik dari tahun sebelumnya baik kualitas dan kuantitas.

Baca Juga :   Drs. Lamazi AS Hadiri Pelantikan Pengurus KAMMI & Sebagai Pemateri Tentang Kepemudaan
Gubernur Sumsel tandatangani Prasasti infrastruktur

56 infrastruktur yang diresmikan di Kota Lubuk Linggau kali ini meliputi perbaikan jalan dan jembatan yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar Kecamatan di Kota Lubuk Linggau.

 

Diantaranya Peningkatan Jalan dan Pelataran Taman Olahraga Silampari Kota Lubuk Linggau, Peningkatan Jalan Peningkatan Jalan Kawasan Pasar Kelurahan Prumnas Rahma, Peningkatan Jalan SMP 2 Kelurahan Air Kuti, Peningkatan Jalan dan Pelataran Gedung Olahraga Megang Kota Lubuk Linggau, Peningkatan Jalan Akses Wisata Petanang Kota Lubuk Linggau, Peningkatan Jalan Samping Puskes Simpang Periuk Kota Lubuk Linggau.

Selanjutnya, Meningkatkan kualitas permukiman melalui pembangunan Prasarana dan Sarana Umum di kawasan permukiman antara lain di Kecamatan Linggau Selatan, KEcamatan Linggau Timur, pengembangan jaringan perpipaan SPAM IKK Kota Lubuk Linggau dan Perbaikan Pedestrian.

Gubernur Sumsel bersama Walikota meninjau Jembatan

Lalu, Mengoptimalkan fungsi gedung olah raga melalui peningkatan infrastruktur taman gedung olah raga Silampari, pembangunan tribun dan trotoar lapangan Kurma, serta meningkatkan kualitas pelayanan melalui rehab Kantor Kominfo.

Serta, Meningkatkan ketahanan bencana yaitu pengendalian banjir melalui pembangunan Talud dan Bronjong di Kelurahan Taba Baru, Kelurahan Marga Rahayu, Kelurahan Kayu Ara, Kelurahan Marga Mulya, dan Kelurahan Lubuk Tanjung.

Kemudian, meningkatkan akses Internet Desa melalui program Internet Desa yaitu Internet Desa Kelurahan Ulak Surung Kec. Lubuklinggau Utara II, Kelurahan Linggau Ulu Kec. Lubuklinggau Barat II, Kelurahan Jawa Kanan Kec. Lubuklinggau Timur II. Semoga dengan pembangunan ini konektivitas antar wilayah di Sumsel makin terbuka, pungkasnya (red).