DUA PASIEN PDP OKU Yang Meninggal Dinyatakan Negatif

oleh -140 Dilihat

BATURAJA, Samudra.News-Press Release Tim Humas Covid-19 Kabupaten OKU. Bertempat Pusat Pelayanan Informasi Satgas Covid-19 Kabupaten OKU di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja, Selasa (26/05/2020).

Untuk memberikan data dan informasi yang jelas dan akurat kepada masyarakat, Tim Humas Satgas Covid-19 Kabupaten OKU setiap hari melakukan press release untuk memperbaharui terkait data terkini  perkembangan Covid-19 di Kabupaten OKU.

Juru bicara tim Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM menginformasikan update data kemarin hingga hari ini Selasa, 26 Mei 2020 sampai pukul 10.00 WIB, ODP sebanyak 151 orang, 4 orang dalam pemantauan, dan 147 selesai pemantauan, jumlah PDP 8 orang, dan terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 33 orang dan 4 orang dinyatakan sembuh.

Tim humas satgas Covid-19 Kabupaten OKU membuka acara dengan menyapa insan pers masih dalam suasana Idul Fitri dengan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H Minal Aidin Walfaidzin mohon maaf lahir dan batin.

Tim humas satgas Covid-19 Kabupaten OKU menghimbau untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah, jangan panik, tingkatkan imunitas tubuh, jaga kebersihan, pakailah masker jika berpergian/keluar rumah, jika tidak penting tetaplah tinggal dirumah (stay at home).

Penjelasnan juru bicara Satgas Covid-19 OKU

Terkait dengan pasien PDP yang meningal beberapa hari yang lalu, juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM menjelaskan bahwa Pasien inisial M umur 29 Tahun asal Bandar Agung dan PDP Inisial Z umur 70 Tahun Asal Kecamatan KPR.

Alhamdulillah hasil SWAB keduanya telah keluar dari BBLK Palembang dan dinyatakan Negatif, keduanya sudah dimakamkan secara prosedur protokol Covid-19 beberapa waktu yang lalu.

Kemudian diketahui juga tepatnya pada malam 1 Syawal yang lalu ada 1 PDP asal OKU yang dirawat di RSUD Palembang dan meninggal juga dengan inisial Ny. R umur 51 tahun beralamatkan di Dr. Sutomo Baturaja sudah dimakamkan secara protokol Covid-19.

Baca Juga :   Marbot Nekat Curi Kotak Amal Anak Yatim & Kaum Dhuafa

Saat ini Tim Satgas masih menunggu hasil SWAB nya dari BBLK Palembang, mudah-mudahan hasilnya negatif juga, pungkasnya (yudi).