DBD Mengancam, Dinkes OKU Fogging Ke Sekolah Sekolah dan Kawasan Lainnya

oleh -91 Dilihat
Dedy Wijaya, SKM, M Kes. Kepala Dinas Kesehatan Pemkab OKU

BATURAJA,Samudra.News-Meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten OKU akhir akhir ini. Kepala Dinas Kesehatan OKU Dedy Wijaya, SKM, MKes bergerak cepat dan minta masyarakat lakukan prilaku hidup bersih dan sehat (PBHS) secara mandiri.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Dedy Wijaya saat menggelar kegiatan fogging massal yang difokuskan diseluruh sekolah di Kabupaten OKU. Senin (23/1/2024).

Disebutkan Dedy Wijaya, selama bulan Januari 2024 sedikitnya ada sekitar 50 suspect DBD yang tercatat di Dinas Kesehatan OKU, dari jumlah tersebut satu diantaranya meninggal dunia. Sebenarnya ini bukan di Kabupaten OKU saja, DBD ini jadi masalah nasional.

Termasuk di beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Kasus DBD cukup tinggi di Provinsi Sumatera Selatan, sedangkan di Kabupaten OKU cukup lumayan namun kematian hanya ada satu orang saja, ujarnya.

Ditambahkan Kadin Kesehatan OKU, Dedy Wijaya, penyebaran nyamuk DBD berkembang biak sangat pesat apa lagi  saat musim hujan, hal itu diperparah oleh lingkungan dan prilaku hidup bersih dan sehat masyarakat yang belum dapat dilakukan secara mandiri.

“Makanya saya juga mengajak rekan-rekan media untuk memberikan edukasi mengubah prilaku hidup bersih dan sehat masyarakat secara mandiri, jadi yang paling penting saat ini kita mengedukasi masyarakat agar tumbuh kesadaran agar melakukan PHBS secara mandiri,” imbuhnya.

Menurut Dedy, untuk mencegah penyebaran DBD perlu adanya menjaga lingkungan sekitar masyarakat secara mandiri, Fogging bukan jalan satu-satunya dalam pencegahan DBD namun yang paling penting dan ampuh yakni PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk).

PSN ini dapat dilakukan secara mandiri dirumah-rumah atau dilingkungan sekitar secara bergotong royong bersama masyarakat untuk menghilangkan tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD,

Baca Juga :   Plh. Bupati OKU Hadiri Lomba Desa Tingkat Provinsi di Tanjung Makmur

Salah satunya menguras, menghilangkan tempat penampungan air yang tidak terpakai, mengubur tempat-tempat yang tidak berguna yang dapat menampung air, menguras bak mandi nah cara ini bisa dilakukan untuk mengcegah DBD, pungkasnya. (yudi)