Warga Buay Pemaca Resah Dengan Tinggi nya Harga Gas Elpiji 3 Kg

oleh -87 Dilihat

     Buay Pemaca Samudra.News -Masyarakat Buay Penaca kembali Resah setelah Harga Gas Elpiji atau LPG melonjak tajam, bahkan hingga Rp37 ribu per tabung(18/2).
Kondisi ini membuat warga terpaksa mengeluarkan biaya lebih, lantaran gas elpiji 3 kg sulit diperoleh di pangkalan resmi.

Sejumlah warga mengaku, setiap kali mendatangi pangkalan, stok gas kerap sudah habis sehingga pilihan satu-satunya adalah membeli di warung eceran.

Kelangkaan gas melon ini disebut bukan hal baru.

Menurut warga, situasi serupa hampir selalu terjadi setiap tahun, terutama menjelang bulan Ramadan atau momen-momen besar lainnya.

Bahkan jika berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, harga gas elpiji 3 kg di warung eceran saat bulan puasa pernah melonjak hingga menyentuh angka Rp 40 ribu per tabung.

“Kami khawatir nanti pas masuk bulan puasa harganya makin naik. Tahun lalu saja di warung eceran bisa sampai Rp 40 ribu,”keluh salah satu warga, Wulan.

Tak hanya persoalan harga, warga juga mengeluhkan kualitas isi tabung gas yang diduga tidak sesuai.

Sejumlah masyarakat mengaku gas cepat habis meski baru dibeli dan dipasang.

Keluhan tersebut ramai dibagikan masyarakat melalui media sosial pada Rabu (10/2/2026).

Dalam unggahan yang beredar, warga menyoroti mahalnya harga gas yang tidak sebanding dengan isi tabung.

Dari awal Puasa bos bukan Karna mau lebaran.Sekarang penjual gas seperti Rentenir buay Pemaca mencapai 50 Ribu ,Ucap Salah satu akun Facebook, Bengkel Busana , mengungkapkan kekecewaannya.

“Yang lebih parah, udah lah beli mahal, pas ditengok isi nyo lah setengah min, padahal baru nian pasang,” tulisnya.

Sementara itu Anton warga lain mengaku kesulitan Mendapatkan Gas epiji sejak awal Februari 2026.

Menurut Nya Setok Di Pangkalan Sering Kosong memaksa ia membeli di Warung Eceran Dengan Harga Terus Merangkak Naik.

Baca Juga :   Kapolda Sumsel: 56 Peserta Lulus Tes SIP Polri TA 2020, Yang Belum Lulus Jangan Berkecil Hati

Di Pangkalan Susah Dapat Kalau Di Warung Dengan Harga 37 ribu Rupiah Per tabung ,Kata nya.

Meski Terasa Berat Anton, mengaku Tetap harus Membeli Gas Tersebut Untuk kebutuhan Sehari-Hari.

Tapi Gimana Lagi ,kalau tidak beli tida bisa masak lanjudnya.

Warga Berharap kepada Pemerintah Daerah Bersama intansi terkait segerah mengambil langka konkrit untuk mengatasi persoalan kelangkaan dan lonjakan harga gas Elpiji 3 Kg melambung tinggi .

Selain itu Masyarakat meminta adanya pengawasan ketat hingga Razia dari pihak Berwenang ,Termasuk Kepolisian untuk menindak Oknum-oknum yang diduga memanfaatkan situasi jelang Ramadhan untuk keuntungan Peribadi.

” Harus Ditindak Pak ,,jangan sampai momen ini di manfaatkan Oknum-oknum nakal demi kepentingan Peribadi ,tutupnya.”(Samudra)