STQ Ke-26 OKU Ditutup, Kecamatan Ulu Ogan Juara Umumnya

oleh
Penyerahan hadiah oleh Kapolsek Baturaja Timur

BATURAJA,Samudra.News-Plh Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH menutup secara resmi STQ Tingkat Kabupaten OKU Tahun 2021 Bertempat Di Masjid Islamic Centre Baturaja-OKU, Jum’at (9/4/2021)

Dari pantauam media acara tersebut juga dihadiri Dandim 0403/OKU Letkol Tan Kurniawan, Perwakilan Forkopimda, Asisten, OPD dan Kabag Terkait, Para Camat, Kakanmenag OKU, MUI, Para Ustad/Ustazah, Ketua Penyelengara Panitia STQ, Para Dewan Juri, Para Peserta STQ, serta undangan lainnya.

Laporan Pelaksana Kegiatan oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten OKU, Kadarisman, SAg, MSi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan STQ ke-26 Tingkat Kabupaten  OKU Tahun 2021 ini.

Dilanjutkannya, Cabang STQ yang dilombakan sebanyak 13 lomba, namun untuk cabang Tahfidz 30 Juz Putra/Putri tidak ada pendaftar, sedangkan untuk cabang 20 Juz putri hanya ada 2 peserta.

Berikut disampaian untuk Juara I mendapat Piala, Piagam dan Uang Pembinaan sebesar Rp. 1.500 000,-. Juara II mendapat Piala, Piagam dan Uang Pembinaan sebesar Rp. 1.250.000,-, Juara III mendapat Piala, Piagam dan Uang Pembinaan sebesar Rp. 1.000.000,-

Pemenang terbaik akan dikirim ke Tingkat Provinsi Sumsel pada tanggal 20 sampai dengan 26 Mei 2021 mendatang.

Penyerahan hadiah kepada pemenang oleh H. Teddy Meilwansyah

Pembacaan Pemenang oleh Ketua Dewan Juri  STQ, Drs. H. Ishak Putih, MSi dimana diumumkan untuk Juara Umum adalah Kecamatan Ulu Ogan mendapat Piala dan Uang Pembinaan sebesar Rp. 5.000.000,-.

Ditempat yang sama Plh. Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH menyampaikan sekaligus menutup kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an yang ke-26 Tingkat Kabupaten OKU Tahun 2021 mengucapkan terima kasih kepada  seluruh peserta dan panitia penyelengara atas suksesnya acara ini sebagai agenda rutin tahunan, guna menseleksi, mempersiapkan, membina, dan memantapkan kesiapan Kabupaten OKU untuk MTQ tingkat Provinsi.

Baca Juga :   Upacara Hari Pahlawan di OKU Berlangsung Khidmat, Diakhiri Pemberian Piagam Penghargaan

Kegiatan STQ tidak semata-mata untuk berlatih dan bertanding membaca Al-Qur’an saja tetapi substansinya adalah bagaimana kita mencintai dan menjaga kesucian Al-Qur’an diikuti dengan pengamalan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

Untuk itu mari mengembalikan niat awal kita dalam mempelajari Al-Qur’an yaitu mencari ridho Allah SWT dengan penuh keikhlasan. STQ tahun ini kita harapkan menjadi kesempatan terbaik untuk melakukan kaderisasi tunas baru  karena bagaimana pun usia manusia akan terus bertambah.

Foto bersama dengan pemenang STQ ke-26 Kab. OKU

Sehingga kita harus ada generasi Qori-Qoriah, Hafidz-Hafidzah, Mufasir-Mufasiroh yang handal dan akan menggantikan mereka yang senior dan bagi umat Islam menjadi suatu moment yang pas untuk melakukan refleksi terhadap tugas spiritual dan kemanusiaan yang telah dilakukan termasuk bagaimana meningkatkan pengabdian di tengah keluarga, bangsa dan negara.

Plh Bupati OKU mengingatkan bahwa dengan berakhirnya STQ ini bukan berhenti untuk mempelajari Alqu’an, namun harus memacu diri dengan meneladani dan mencontoh teman, para senior, para guru yang pernah berprestasi di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional. Prestasi yang diraih karena mereka tidak lekas  berpuas diri dan tidak berputus asa.

Dalam kesempatan ini Plh. Bupati OKU menyampaikan beberapa hal sebagai motivasi. Bupati mengucapkan selamat kepada Qori dan Qori’ah, Hafidz dan Hafidzah, Mufasir dan Mufasiroh yang berhasil meraih gelar juara STQ kali ini, semoga prestasi yang diraih dapat semakin memotivasi untuk lebih giat berlatih sehingga mampu menorehkan perstasi pada event yang lebih tinggi dan mampu mengharumkan nama Kabupaten OKU.

Sementara untuk peserta yang belum berhasil meraih prestasi untuk tidak berkecil hati, kegagalan saat ini hendaknya menjadi penyemangat untuk lebih giat berlatih, sehingga pada event-event STQ yang akan datang akan meraih prestasi yang membanggakan, pungkasnya (yudi).