Pemilu 2024 SBY Turun Gunung, Demokrat OKU Termotivasi dan Semangat Berlipat Ganda

oleh -60 Dilihat
Ketua DPC Partai Demokrat OKU H. Gepin Alindra Utama, BA (Hons)

PALEMBANG,Samudra.News-Dengan tersiarnya khabar bahwa mantan Presiden RI Ke-6 akan turun gunung  menghadapi Pemilu serentak 2024 mendatang, semua kader partai berlogo Bintang Mercy ini termotivasi atau bersemangat berlipat ganda.

Ketua DPC Partai Demokrat OKU H. Gepin Alindra Utama, BA (Hons) saat dibincangi oleh awak media mengatakan, setelah mendengar kabar bahwa Mantan Presiden RI, Dr H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyatakan siap turun gunung, menghadapi Pemilu 2024.

Ya, tentu ini jadi motivasi kami para kader di seluruh tanah air. Namun tetap tidak jemawa terus berjuang untuk bersama sama rakyat,kata Ketua DPC Partai Demokrat OKU, Sumatera Selatan, Jum’at (16/9/2022).

Gepin begitu ia disapa rekan rekannya, sesuai arahan dari Majelis Tinggi Partai (MTP) Bapak SBY, akan turun gunung pada Pemilu 2024. Hal rersebut disampaikan SBY dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Jakarta, 15 September 2022 malam.

SBY akan turun gunung langsung pada Pemilu 2024 untuk memberikan saran dan nasihat. Kapasitas saya bukan sebagai Panglima Perang, karena Panglima Perang sudah ada yaitu Bung AHY, kata Gepin.

Partai Demokrat akan membahas mengenai rencana koalisi dengan Partai Politik (Parpol) yang sedang dijajaki, bersama tiga ribuan lebih pimpinan Partai Demokrat dan para wakil rakyat dari Partai Demokrat dari seluruh pelosok Indonesia pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2022.

Seperti diberitakan sebelumnya Rapimnas Partai Demokrat dilaksanakan pada Kamis hingga Jum’at, 15-16 September 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

Ketua DPC Demokrat OKU dan Ketua Demokrat Sumsel

Ketua Umum AHY beserta jajaran petinggi partai lainnya, mendengarkan masukan-masukan dan mendalami aspirasi yang akan disampaikan kepada tiga ribuan lebih para pimpinan Partai Demokrat dari seluruh Indonesia, ujar Gepin.

Baca Juga :   Bocah Penderita Hidrosefalus Dapat Bantuan Dari Pemuda Pancasila OKU

Para pimpinan Partai Demokrat dari seluruh Indonesia selama ini telah bertemu dan menyerap aspirasi langsung rakyat dari 34 provinsi, 514 kabupaten/kotamadya, dan 83 ribu desa dan kelurahan.

Masukan-masukan ini tentunya sangat berharga dan diperlukan oleh Partai Demokrat dalam menentukan langkah ke depannya menuju Pilpres dan Pileg 2024.

Herzaky Mahendra Putra Kepala Badan Komunikasi Strategis (BAKOMSTRA) DPP/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat menjelaskan situasi rakyat kita selama ini sedang kesulitan.  “Beban hidup mereka terus bertambah. Apalagi dengan kenaikan harga BBM, ujarnya.

Demokrat yang selama ini terus konsisten membantu rakyat yang sedang kesulitan dan memperjuangkan harapan rakyat, akan terus bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan, ungkapnya.

Lanjut Herzaky, Ketum AHY dalam berbagai kesempatan mengingatkan para kader Partai Demokrat, perjuangan Demokrat akan perubahan dan perbaikan nasib bangsa dan negara ini, nasib rakyat Indonesia, hanya akan terwujud jika Demokrat masuk dalam pemerintahan.

Foto bersama Pengurus Partai Demokrat se Sumatera Selatan

Apalagi bisa memimpin negeri ini di tahun 2024. Karena itulah, Demokrat dalam menjalin koalisi dan menentukan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, harus mempertimbangkannya secara mendalam dan komprehensif.

Dikatakannya, Berbicara mengenai Pilpres 2024, berarti berbicara mengenai nasib bangsa dan negara ini minimal lima tahun ke depan.“Berbicara mengenai nasib 270 juta rakyat Indonesia ini harus di pertimbangkan bersama petinggi partai,” jelas Herzaky.

Dengan adanya ambang batas presiden sebesar 20 persen, sedangkan Demokrat saat ini baru memiliki 9.36 persen kursi parlemen, sehingga membuat Demokrat harus berkoalisi dengan parpol-parpol parlemen lainnya.

Dia menambahkan apakah dalam rapimnas ini akan ada keinginan untuk berkoalisi dengan parpol mana saja, termasuk dengan Nasdem dan PKS yang selama ini sering disebut-sebut. “Sangat mungkin untuk dibahas dan direkomendasikan seperti apa jalan yang akan ditempuh oleh Partai Demokrat,” Tambah Harzaky.

Baca Juga :   POLRES OKU Laksanakan Bhakti Sosial di Masjid dan Gereja HKBP Baturaja

Lalu, apakah akan ada nama Capres dan Cawapres yang mengerucut untuk diusung Partai Demokrat, tergantung dari masukan-masukan dan rekomendasi dari para pimpinan Partai Demokrat pada peserta Rapimnas, pungkasnya (**).