KITARO MURAI BATU ASAL BREBES JUARA NASIONAL PIALA PRESIDEN

oleh -495 Dilihat

BOGOR-Dedek Alamsyah, Warga Brebes dengan burung Murai Batunya berhasil memenangkan lomba burung berkicau tingkat nasional Piala Presiden 2018 yang diadakan di Kebun Raya Bogor, Minggu (11/03). Ada 30 kelas yang dilombakan kali ini. Dedek yang akrab disapa Ade ini mengalahkan 3000 peserta lain di kelas Murai Batu, termasuk Presiden Joko Widodo yang ikut berlomba. Sayangnya, Ade menolak burung berkicaunya dibeli oleh kepala negara. Padahal burung Murai Batu berwarna hitam putih miliknya ini dinilai Presiden suaranya  merdu.

Burung berkicau Jokowi ditaruh di sangkar burung berwarna cokelat.  Jokowi menaikkan sendiri sangkar burung itu di gantungan untuk dilombakan. Saat perlombaan, Jokowi tampak antusias melihat burung bernomor 36 miliknya itu dinilai kicauannya oleh para juri. Ya mau gimana lagi, berarti jurinya baik, kata Jokowi.

Ade, pemilik burung pemenang lomba mengakui kalau burungnya mau dibeli Presiden, namun dirinya tidak mau menjualnya. Pastinya, Dede mengaku membeli burung itu seharga Rp 250 juta di Jakarta. Jika akan dijual, dipastikan harganya lebih mahal dari harga beli. Kalau dijual, nanti saya tidak mendapatkan burung seperti ini lagi, kata Ade.

Presiden Joko Widodo menjelaskan akan membeli burung pemenang lamba kicau kelas Burung Murai Batu yang mengikuti lomba Piala Presiden Jokowi di Kebun Raya Bogor, Minggu (11/03). Yang juara satu akan saya beli. Sudah ditawar, pemiliknya bilang enggak mau dijual, kata Presiden kepada wartawan di Kebun Raya Bogor.

Jokowi mengaku dirinya ikut lomba, namun tidak menang. Ya udah kalah, mau gimana lagi, kata Presiden. Kepala Negara mengaku dirinya hanya penikmat saja, karena yang lebih suka itu Ibu Iriana Jokowi dan putrinya, Kahiyang Ayu. Sebetulnya yang senang Ibu Jokowi sama Kahiyang. Saya hanya penikmat aja. Saya hanya dengerin aja, ujarnya.

Baca Juga :   HUT TNI Ke-74 Dimeriahkan Dengan Turnamen Gaple Piala Dandim 0403/OKU

Presiden mengaku senang adanya lomba burung ini, karena telah mendorong adanya penangkaran sehingga spesies burung yang ada tidak punah. Saya menghargai tadi banyaknya penangkaran burung yang ada di daerah, tadi ada penangkaran Muray, Kolibri, Jalak. Jalak Bali dulu hampir punah sekarang banyak lagi karena berhasil ditangkarkan. Sekarang jumlahnya banyak lagi, katanya.

Menurut Presiden, dengan adanya penangkaran-penangkaran seperti itu, selain memberikan ruang bagi penghobi, penggemar burung, juga menjaga kelestarian spesies burung dari kepunahan. Jokowi mengungkapkan, berdasarkan laporan spesies burung di Indonesia mencapai 1.660-an yang merupakan anugerah yang diberikan Sang Pencipta. Jelas sebuah kekayaan yang besar diberikan Allah kepada kita, kata Jokowi. (Ati)