KAPOLDA Jadi Dosen, Buntut Dari Pengakuan Dosa Personel Polda Sumsel

oleh -289 Dilihat
Kapolda pasangkan tanda peserta gelombang II

PALEMBANG,Samudra.News-Setelah berhasil melaksanakan program PDK Jero Gelombang pertama 80 peserta dari Polres jajaran Polda Sumsel, kini Polda Sumsel kembali melaksanakan Program PDK Jero Gelombang II. Bertempat di Komplek Pakri Palembang, Selasa (21/7/2020).

Dengan dikuti 89 peserta yang merupakan personel dari Polres Jajaran Polda Sumsel, PDK Jero Gelombang II dibuka langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM   yang dihadiri Wakapolda Sumsel bersama Para Pejabat Utama Polda Sumsel.

Sebanyak 89 peserta pelatihan pembinaan Personel Polda Sumsel yang Berintegrasi dan Bebas Narkoba. Dengan tema “Mang PDK Jero Gelombang II”,  acara Pelatihan Pembinaan Personel Polda Sumsel yang Berintegrasi dan Bebas Narkoba resmi dibuka Kapolda Sumsel.

Program unggulan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM  ini merupakan inovasi bagi personel Polda Sumsel yang pernah melakukan/mengkonsumsi Narkoba dan mau berubah untuk tidak melakukan/mengkonsumsi Narkoba lagi.

Buntut dari membuat Surat Pengakuan Dosa Personel Polda Sumsel dan jajaran yang secara jujur mengakui sebagai Pengguna Narkoba. Setelah mengakui, maka para personil tersebut dilakukan proses rehabilitasi dan pembinaan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM

Pelatihan pembinaan personel Polda Sumsel yang berintegrasi dan bebas Narkoba dilakukan dengan cara ice breaking ataupun arahan, dan mengutamakan proses kedekatan secara emosional layaknya peserta ataupun Mahasiswa yang sedang melakukan kuliah.

Pada saat memberikan arahan ataupun materi tidak sebagai Pimpinan atau Kapolda, akan tetapi sebagai Dosen Pengajar dan Beliau memberikan materi tentang pembinaan proses seorang hamba Tuhan bagaimana caranya agar bisa sukses.

Walaupun di tengah proses perjalan kehidupannya mengalami jatuh bangun. Dan sama-sama belajar menjadi manusia baik dan bermanfaat satu sama lain. Kata Kapolda Sumsel.

Baca Juga :   Mantan Bupati Muara Enim Ditetapkan Sebagai Tersangka Proyek Fiktif, Statusnya Tahanan Kota

Semoga dengan pembinaan ini diharapkan  mampu menjadi jalan bagi personel Polda Sumsel dan Polres Jajaran yang pernah memakai Narkoba, untuk memotivasi diri sendiri agar terus berlomba dalam hal prestasi untuk Institusi Kepolisian Republik Indonesia, pungkasnya (ril/yudi).