H. Achmad Tarmizi, dari Guru Honor Kini Menjabat Plh. Bupati OKU

oleh
Plh. Bupati OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, SH, MT, MSi, MH, MPd

BATURAJA,Samudra.News-Plh. Bupati OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, SH, MT, MSi, MH, MPd yang baru-baru ini menyandang gelas MPd (S2) bidang Pendidikan dari Universitas PGRI Palembang saat ditemui dihari pertama menjabat tetap menggunakan ruang kerja Sekda OKU sebagaimana biasanya.

Dari obrolan awak media, suami Ny. Hj. Susmadiana ini yang selalu ramah pada siapapun saat ditanya kesannya sebagai Plh, ia mengatakan Alhamdulillah bisa dipercaya Gubernur Sumsel untuk menjalankan roda pemerintahan di Pemkab OKU yang lagi kosong.

Pria yang menyandang gelar Akademik sebanyak Sembilan (9) ini menjelaskan, pelantikan Bupati-Wakil Bupati OKU terpilih 2020 In Syaa Allah sekitar tanggal 26 atau akhir Februari 2021, tadi pagi KPU OKU telah menetapkan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten OKU di The Zuri Hotel Baturaja, Kamis (18/2/2021).

Sekda OKU H. Achmad Tarmizi yang kini menjabat sebagai Plh. Bupati OKU melanjutkan, perkiraan itu diketahui paska Pemerintah Kabupaten OKU menerima surat keputusan dari Kemendagri. Surat tersebut pada intinya menyatakan bahwa, Kabupaten OKU, bisa menyelenggarakan pelantikan Bupati-Wakil Bupati terpilih Pilkada 2020.

In Syaa Allah karena Kabupaten OKU termasuk daerah yang tidak dilanjutkan oleh MK alias sengketa tidak diterima. Itu sudah bisa dilantik paling lambat akhir bulan ini. Untuk tanggalnya Gubernur belum bisa menyampaikan, kata dia, Kamis (18/2/2021), di Ruang Kantor Sekda OKU dan tetap seperti biasa, tidak ada perubahan sejak menjabat Plh Bupati OKU.

Plh. Bupati OKU saat bersama Gubernur Sumsel

Menurut pria yang akan menambah gelar Sarjana Teknik (ST) pada bulan Oktober 2021 dari Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) Lampung ini, pada awalnya berembus kabar bahwa pelantikan kepala daerah di beberapa wilayah yang terpilih lewat Pilkada 2020 dapat tertunda, termasuk pelantikan Bupati-Wakil Bupati OKU yang seharusnya berlangsung pada Rabu (17/2/2021) kalau waktu itu tidak ada sengketa Pilkada.

Baca Juga :   Perampok Toko Emas 6,5 Kg & Rp.60 Juta di Sungai Lilin Dihadiahi Timah Panas, 2 Meninggal

Namun ternyata, kabar penundaan tersebut muncul disebabkan adanya sejumlah daerah yang mengalami sengketa Pilkada. Achmad Tarmizi yang kini menjabat sebagai Plh. Bupati OKU tersebut, mengaku sangat mensyukuri keputusan Kemendagri maklum katanya ia berkarier dari “Guru Honor hingga kini menjabat Plh. Bupati OKU.

Dilanjutkannya, kalau terlalu lama menjabat pelaksana harian (Plh) Bupati saya yang repot, agenda Kabupaten pasti berantakan. Karena dalam segala sesuatunya, peran Bupati sangat penting, ungkap suami Ny. Hj. Susmadiana, SPd, SMn, MSi.

Sebagai Plh. Bupati, Achmad Tarmizi menyebut ia memiliki tugas meneruskan program-program yang sudah ditentukan, untuk terus berjalan sampai dengan dilantiknya Bupati OKU terpilih yakni Drs. H. Kuryana Azis, katanya.

 

Kalau untuk kebijakan-kebijakan sebagai Plh dibatasi kewenangan. Sehingga hanya menjalankan apa yang sudah diputuskan, dalam perjalanan di APBD OKU sampai Februari ini bisa berjalan dengan baik, ujarnya.

Pada prinsipnya, dengan adanya pembatasan kewenangan tersebut, maka tidak mungkin bagi dirinya menentukan kebijakan-kebijakan baru, yang merupakan kewenangan-kewenangan Bupati OKU. Kami hanya menjalankan apa yang sudah diputuskan melalui APBD dan kebijakan-kebijakan Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis yang berkaitan dengan APBD 2021, ucapnya.

Selain itu, ia juga tak boleh memutasi pejabat ataupun ASN lainnya. Di kesempatan yang sama, ia berharap roda pemerintahan bisa berjalan dan memohon dukungan Forkopinda agar pembangunan di OKU tetap berjalan dengan baik.

Saat ditanya banyak sekali gelar Akademik yang disandang Plh. Bupati OKU, ia menceritakan asal muasal memperoleh gelar tersebut semuanya dari Universitas ternama di tanah air misalnya:

  1. Doktor (Dr)-S3 dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang,
  2. Dokteradus (Drs)-S1 dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang,
  3. Insinyur (Ir)-S1 dari Universitas Lampung (Unila) Lampung,
  4. Sarjana Ekonomi (SE)-S1 dari Universitas Terbuka (UT) Palembang,
  5. Sarjana Hukum (SH)-S1 dari Universitas Terbuka (UT) Palembang,
  6. Magister Teknik (MT)-S2 dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta,
  7. Magister Sains (MSi)-S2 dari STIA Yappan Jakarta,
  8. Magister Hukum (MH)-S2 dari Universitas Muhammadiyah (UMP) Palembang,
  9. Magister Pendidikan (MPd)-S2 dari Universitas PGRI Palembang.
Baca Juga :   PILKADA 2020, GOLKAR Kembali Usung Kuryana-Johan, Popo-Sholehien

In Syaa Allah pada bulan Oktober 2021 mendatang akan menyelesaikan S1 di Fakultas Teknik (ST) dari Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) Lampung. Dari Sembilan (9) gelar Akademik tersebut, 4 kali dengan lulus Cum Laude. Mohon do’a semoga tidak halangan dalam tugas dan belajarnya “Belajar Tiada Akhir”, pungkasnya (yudi).