Gubernur Sumsel Saksikan Penyerahan Rekor MURI Kepada Sekda OKU Achmad Tarmizi

oleh
Dr. H. Achmad Tarmizi bersama Ny. Hj. Susmadiana Tarmizi

BATURAJA,Samudra.News-Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) resmi memberikan penghargaan atas rekor capaian Sekda OKU H. Achmad Tarmizi sebanyak 83 gelar (11 gelar Akademik dan 72 gelar non Akademik). Bertempat di Gedung Kesenian OKU bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten OKU yang ke-111, Kamis (29/7/2021).

Penyerahan Rekor MURI kepada Sekda OKU Achmad Tarmizi disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Plh. Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH, Kapolres OKU, Dandim 0403/OKU, Kajari OKU, Ketua Pengadilan Baturaja, Anggota DPRD Provinsi Dapil V, Anggota DPRD OKU, Perwakilan Bupati, Walikota se Sumsel dan Undangan lainnya.

Achmad Tarmizi yang lahir di Palembang, 09 Juni 1966 atau 55 tahun sekarang ini resmi menyandang 83 gelar, jika ditulis dengan lengkap nama dan gelar 11 gelar akademik dengan rincian Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, SH, ST, MT, M.Si, MH, M.Pd, Ph.D (HC),

Dr. H. Achmad Tarmizi dan Keluarga besarnya

Kemudian ditambah dengan 72 gelar non akademik yakni CH, CHt, CHA, NNLP Pract, M.NNLP, CT.NNLP, CPHCM, HCBP, HCMP, CNHRP, CNPSP, CT.NPS, CHMP, CT.HM, CHLP, CT.HL, CHSP, CT.HS, CNSPP, CT.NSP,  CNBLP, CT.NBL, CNSHP, CT.NSH, CNSCP, CT.NSC, CHPP, CT.HP, CNTP, CNICP, CT.NIC, CRBC, AWP, QWP, CTOT,

Selanjutnya CHRMP, C.SH, IPU, C. STMNI. Int’l, CPS, CPSP, CLA, C.PW, CSHWP, C.IB, CTAP, RFP, CPR, C.MARCOM, C.HRD, C.NLMOR, C.FH., CMFH, C.MMI., CT.MMI, CT-ALC, C.MGR, CSS.ALC, C.Pst, C.Ext, C.Hs, C.IT, C.AT, C.ME, C.Spk, C.CC, C.LA-ALC, C.LSc, CRBD, CT.NHT, CT.NHR, ASEAN Eng.

Tidak hanya itu, Anak, Istri dan Menantu Achmad Tarmizi terbilang sukses di segala bidang istrinya yang bernama Ny. Hj. Susmadiana, SPd, SMn, MSi, MPd sekarang ini menjadi Pengawas SMA/SMK di Kabupaten OKU, Anak tertuanya Yonissa Qamilla Intan Atazsu, ST, MSi saat ini  ASN di Staff Dinas Perkim OKU, sedangkan suaminya Ledi Patra, SP, MSi menjadi Anggota DPRD OKU.

Baca Juga :   Wakapolda: Muslim Sejati Mempunyai Kepribadian, Berani Karena Benar & Takut Karena Salah
Gubernur Sumsel Herman Deru saksikan penyerahan Rekor MURI

Kemudian anak kedua yang bernama dr. Mohammad Riedho Cahya Atazsu, SH saat ini meneruskan pendidikan dibidang Spesialis Bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang sedangkan istrinya dr. Siti Romawati menjadi dokter di Palembang dan terakhir Mohammad Riezqi Cahya Atazsu saat ini menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Suami dari Ny. Hj. Susmadiana, SPd, SMn, MSi, MPd menjelaskankan, sejumlah gelar tersebut diraihnya dari berbagai Universitas ternama yang ada di Indonesia, di antaranya Universitas Sriwijaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Terbuka, Universitas Lampung, Universitas Muhammadiyah, STIA Yappann, Universitas PGRI Palembang, Universitas Saburai Lampung.

Karena mampu dan layak serta keluasan wawasannya Achmad Tarmizi dipercaya menempati jabatan orang nomer satu di ASN Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan jabatan tertinggi bagi seorang PNS. Bahkan Achmad Tarmizi pernah menjabat sebagai Plh. Bupati OKU waktu habis masa jabatan Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis karena belum dilantik oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.

Foto bersama Dr. H. Achmad Tarmisi dan Gubernur Sumsel

Tidak hanya itu, dia pun dipercaya memegang jabatan prestesius di non pemerintahan yakni sebanyak puluhan organisasi. Senyum kebahagiaan pun terpancar jelas dari Sekda OKU yang dikenal gigih dan ulet dalam pekerjaan dan juga tidak puas-puasnya saat menimbah ilmu pengetahuannya.

Dilanjutkannya, apapun predikat penghargaan termasuk Rekor MURI yang diterima hari ini, kita tetap harus bersyukur atas perjuangan selama ini. Kita pernah mengalami berbagai rintangan, rasa kecewa, kesulitan dalam penelitian, ataupun rasa putus asa. Namun hal tersebut jangan membuat kita risau, karena itu bagian dari perjuangan untuk meraih kesuksesan.

Pria yang murah senyum ini pun berbagi kunci kesuksesannya dalam meraih prestasi yang fenomenal tersebut. Menurut dia, semua itu merupakan anugerah dari Allah SWT disertai do’a, usaha, ketekunan, dan kedisiplinan sesuai dengan motto hidupnya “Belajar Sepanjang Hayat” pungkasnya (yudi).