DONA Gadis Cantik OKU Klarifikasi Terkait Berita Viral Gagal Dinikahi Karena Kurang Rp700 Ribu

oleh -219 Dilihat
Dona dan Ibunya saat klarifikasi tentang batal menikah

PENGANDONAN OKU,Samudra.News-Dona gadis cantik Asal Belambangan OKU yang batal menikah H-1 dengan Anjas yang Viral karena kurang pemberian Rp 700 ribu dari calon suaminya berasal dari Luar Kabupaten OKU memberikan klarifikasinya didampingi Ibunya Eli Hartati kepada Awak Media. Bertempat di Mapolsek Pengandonan Kabupaten OKU, Kamis (29/12/2022).

Dari pantauan media kedatangan keduanya diantarkan langsung Bhabinkamtibmas Aipda Slamet Widodo. Hadir juga Kapolsek Pengandonan AKP Dwi Hendro, SH, Kepala Desa Belambangan Salman Jaya, Sekdes Belambangan Rientice, P2UKD (P3N) Desa Belambangan, Junaidi, Babinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Dona memberikan klarifikasi disaksikan Kades, Sekdes, P3N dan  personel Kepolisian, TNI tentang versi pihak pria yang beredar selama ini. Diduga hanya lantaran kurang dana Rp700 ribu. Dona juga membantah sudah 4 kali gagal menikah kepada awak media.

Gadis cantik asal Desa Belambangan OKU menjawab dengan tegas ”Saya baru pertama kali ini gagal menikah,” ujarnya, dihadapan Kapolsek Pengandonan AKP Dwi Hendro dan para saksi lainnya.

Dona tunjukan rekaman atas kejadian batalnya pernikahannya

Mas kawin dua (2) suku emas, dan uang Rp6,7  juta yang diributkan serta kain Songket, menurutnya sudah dikembalikan, disaksikan P3N dan Perangkat Desa Belambangan. “Uang Rp35 juta itu bukan dibelikan motor N-Max yang harganya Rp30-an juta. Motor N-Max itu juga bukan punya kami, tapi punya keluarga kami, tegasnya.

Terkait pengembalian uang mahar sebesar Rp 35 juta ke pihak calon mempelai pria, dirinya mengaku jika sudah ada kesempatan untuk mengikhlaskan. Selain itu uang tambahan Rp 700 ribu. Karena uang tersebut sudah dibelanjakan berupa Sembako dan lainnya untuk keperluan pernikahan tersebut,

Ditambahkan Dona, malam-malam sebelum acara akad nikah sudah ada kesepakatan untuk mengikhlaskan. Saksinya ada Kepala Desa Desa Belambangan, P3N dan ada dari pihak pria, dijelaskan Dona sambil menunjukkan rekaman suara ke pihak awak media.

Baca Juga :   HM. Akbar Alfaro Lantik Pengurus Cycling Kota Palembang

Dia juga membantah membanting pintu, saat calon ibu mertuanya datang. Namun disebutnya sejak 17 Desember 2022, sudah tidak ada lagi kontak dengan pihak keluarga pria. Sementara rencana menikah 18 Desember 2022. “Yang membatalkan menikah bukan saya, tapi pihak pria (Anjas-red),” klaimnya.

Dona mengucapkan permohonan maaf kepada warga Desa dan OKU pada umumnya atas kejadian ini

Meski demikian, Dona  menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Blambangan dan masyarakat OKU umumnya. Sebab berita batalnya menikah sudah membuat resah. Kabur kemana selama ini? “Kami tidak ada di rumah bukan karena menghindar. Tapi sedang pergi ada undangan hajatan ke luar OKU, jelasnya.

Ditempat yang sama Kades Belambangan Salman Jaya mengatakan, soal gagal nikah itu memang benar. Namun yang membatalkan pernikahan itu dari pihak pria (Anjas-red). “Kami dari aparat desa dan pihak terkait, sudah berusaha membantu memberikan arahan agar pernikahan tetap dilangsungkan, namun tidak berhasil, katanya.

Sedangkan Junaidi dari P3N menjelaskan, karena buku nikahnya (Dona dan Anjas) sudah ada, makanya akan dilakukan pembatalan. “Dibuatkan Berita Acara pembatalan, kedua belah pihak harus membuat pernyataan di atas Materai. Dari pria sudah bersedia membuat pernyataan di atas materai, jelasnya.

Kapolsek Pengandonan Polres OKU AKP Dwi Hendro SH, mengatakan dengan sudah ada klarifikasi dari Dona dan keluarganya, diharapkan persoalan ini menjadi clear dan jelas.. “Alhamdulillah semoga tidak ada lagi persoalan. Serta segera berakhir,” harapnya (ber/dor/yud).