Bupati OKU Kembali Raih Penghargaan Apresiasi Pembina ProKlim Tahun 2020 dari Kemen LHK RI

oleh
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Lastri Novita, SE, MM

BATURAJA,Samudra.News-Bupati OKU kembali menerima penghargaan Program Apresiasi Pembina Kampung Iklim (Proklim) Utama Tahun 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan diberikan secara Virtual. Bertempat di Rumah Kabupaten OKU, Jum’at (23/10/2020).

Acara tersebut diwakili Sekda OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, SH, MT, MSi, MH didampingi Kadin DLH Nopriansyah, ST, MM, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Lastri Novita, SE, MM serta Kepala OPD lainnya.

Penghargaan tersebut diserahkan secara Virtual oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr Ir Ruandha Agung Sugardiman MSc kepada Bupati OKU dan dihadiri juga oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr Ir Siti Nurbaya, MSc.

Penyerahan penghargaan ProKlim Utama tersebut sebagai rangkaian acara Hari Aksi Perubahan Iklim di Auditorium Manggala Wanabakti KLHK Senayan, Jakarta bersama 38 Kabupaten/Kota lainnya se-Indonesia. Untuk Provinsi Sumatera Selatan diwakili bersama enam (6) Kabupaten/Kota yakni Pemkab OKU, Muara Enim, OKI, Muratara, Muba dan Ogan Ilir.

Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) OKU Nopriansyah yang diwakili Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Lastri Novita, SE, MM mengatakan, kepastian penerimaan penghargaan itu sesuai dengan surat Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Nomor : UN.123/PPI/API/PPI.0/10/2020, perihal : Undangan Penyerahan Penghargaan Proklim Utama Tahun 2020 tanggal 20 Oktober 2020.

Ditambahkan  Lastri Novita, perolehan penghargaan ini karena Pemkab OKU konsisten dalam mendorong Program Kampung Iklim sejak lama. Disamping itu peran serta Bupati OKU Kuryana Azis (Sekarang cuti-red) juga mengeluarkan Instruksi Bupati tentang Dukungan dan Pendampingan Lokasi Program Kampung Iklim di Kabupaten OKU.

Sosialisasi dan pendampingan telah dilakukan agar seluruh pemangku kepentingan aktif dalam pengelolaan lingkungan dan peka terhadap perubahan iklim. Sudah banyak dusun dan desa ikut terlibat dalam program Kampung Iklim ini. Kami juga mendorong peran BUMDes dalam pengelolaan sampah melalui Bank Sampah, ujarnya.

Baca Juga :   Antisipasi Covid-19, DPD Golkar OKUS Berikan Bantuan Tempat Cuci Tangan

Pemkab OKU menerima penghargaan yang ke-2 dalam minggu ini, hanya berselang beberapa hari, Menerima piagam penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) ke lima (5) dari Kementerian Keuangan RI. Untuk ProKlim sendiri lokasinya terletak di Desa Batu Winangun, Kecamatan Lubuk Raja-OKU.

Jumlah lokasi Kampung Iklim yang semakin banyak di Indonesia serta meningkatnya peran serta aktif pelaksana dan pendukung ProKlim merupakan indikator bahwa aksi nyata pengendalian perubahan iklim di tingkat tapak terus bergulir. Dalam rangka meningkatkan koordinasi serta memfasilitasi pertukaran informasi dan pengalaman dalam pelaksanaan ProKlim.

Program Kampung Iklim (ProKlim) yang dicanangkan sebagai Gerakan Nasional Pengendalian Perubahan Iklim Berbasis Masyarakat oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2016 telah mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pemangku kepentingan di daerah, pungkasnya (yudi).