
BUPATI OKU-Bupati OKU H Kuryana Azis menjadi inspektur upacara dan secara resmi membuka pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 102 tahun 2018 di lapangan desa Kedondong Kecamatan Peninjauan OKU yang dihadiri Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo, Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari, Danpom Kapten Gatot, Kasi Intel Kajari Didit, Perwakilan PT Semen Baturaja, Bank Sumselbabel dan ratusan personil dari berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, Satpol PP serta berbagai organisasi masyarakat di wilayah Peninjauan. Selasa (10/07)
Peserta upacara terdiri dari Satuan Tugas TMMD dari Yonif 141/AYJP dan Puslatpur Baturaja ditambah dengan personel Kodim 0403/OKU dan Polres OKU, unsur Pemerintah Daerah seperti Satpol PP, SMA Taruna dan pelajar. Kegiatan yang diawali dengan paparan Dandim 0403/OKU Letkol Arm Agung Widodo di Poskotis sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan TMMD di Kantor Desa Kedondong.

Selain itu, dilakukan juga penandatanganan naskah penyerahan pekerjaan atau kegiatan dan penyerahan secara simbolis alat kerja. Sebelum acara pembukaan Bupati OKU dan rombongan disuguhi tari penyambutan khas Sumatera Selatan berasal dari desa Kedondong.Tak hanya itu, di lapangan desa Kedondong disuguhi pula dengan pameran pelayanan KB gratis dari Pemkab OKU.
Dalam sambutannya, Bupati OKU H Kuryana Azis membacakan amanat Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto mengatakan, kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam rangka membantu Pemkab OKU untuk menciptakan kesejahtraan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun non fisik yang difokuskan ke wilayah pedesaan, maka kegiatan TMMD ke 102 yang dilaksanakan Kodim 0403/OKU dan akan dimulai saat ini sangatlah relevan dan selaras dengan prinsif dasar kehidupan rakyat dalam wujud gotong royong dan kometmen kita bersama untuk mendorong percepatan pembangunan di desa.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat untuk melaksanakan aktivitas pengabdian sosial kemasyarakatan melalui kegiatan fisik tertentu di tengah-tengah masyarakat sesungguhnya mencerminan satu kesatuan yang tak terpisahkan, satu jiwa dan satu perjuangan antara TNI dan rakyat guna memajukan kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Penyelenggaraan TMMD ke-102 tahun 2018 ini, tentunya tetap difokuskan pada stimulasi pemberdayaan masyarakat agar secara swadaya dan mandiri.
Masyarakat mampu menata dan memajukan lingkungan kehidupannya terutama yang bersifat perbaikan infrastruktur dasar berupa jalan setapak, jembatan gantung, dan sarana umum lainnya. Pemkab OKU dan segenap komponen masyarakat, akan bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD ke-102 tahun 2018. Kebersamaan yang ditunjukkan dalam program TMMD ini, semoga saja merupakan refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen Bangsa, untuk mengatasi berbagai persoalan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujarnya.
Program TMMD yang diselenggarakan dalam hal ini dilakukan, selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau, juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya luhur Bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila, yaitu gotong royong. Bupati mengharapkan, melalui pelestarian budaya gotong royong dan kemanunggalan dalam program TMMD ini, semakin membentengi diri dari potensi disintegrasi yang dipicu oleh sentiment perbedaan dan sikap intoleransi. (yudi)