
MUARA ENIM,Samudra.News-Aulia. QY Mahasiswi kelahiran Tanjung Agung, 23 Januari 2002, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim. Saat ini Aulia menjadi Mahasiswi semester VII di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Bandar Lampung.
Aulia QY adalah buah kasih dari Aswan, SPd.Mat Bin H, Syah Ahmad dan Zulaika Siti Astati, ST Binti A. Romli anak kedua dari empat (4) bersaudara, Kakaknya bernama Bunayya HB (Mahasiswa), Adiknya bernama Salwa Muthmainnah (SMA) dan si bungsu bernama Gazala Azkadina.
Maklum orang tua Aulia, Ayahnya merupakan Guru di SMA Negeri di Tanjung Agung dan Ibu sebagai guru di SMKN 1 Tanjung Agung, Ayahnya Aswan, SPd. Mat Bin H, Syah Ahmad yang berasal dari Desa Ujanmas Lama Kecamatan Ujanmas-Muara Enim sedangkan Ibunya Sulaika Siti Astati, ST Binti A. Romli yang berasal dari Desa Talang Pengeran-Ogan Ilir.
Untuk diketahui Aulia QY merupakan Mahasiswa termuda saat di terima melalui jalur SMPTN di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Bandar Lampung tahun 2018 silam. Saat ini juga ia mendapatkan nilai IPK 3,49 program studi Teknik Geomatika.
Sejak mendaftar tanggal 14 Oktober 2021 dan dinyatakan terpilih 28 Oktober 2021 untuk mengikuti program pertukaran Pemuda ini. Aulia insyaallah berangkat ke Turki pada tanggal 17 Januari 2022 yang akan datang mewakili ITERA, katanya pada media, Kamis (30/12/2021).

Program Student Leadership Academy (SLA) adalah lembaga pendidikan dan pengembangan karakter bagi para Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda Indonesia untuk mengembangkan potensi diri yang dimilikinya untuk kemudian disalurkan melalui serangkaian kegiatan pengembangan diri yang bermanfaat dan berdampak sosial bagi lingkungan sekitarnya.
Aulia salah satu pemuda mahasiswa dari ITERA yang berhasil mengikuti seleksi untuk ke Turki dalam program International Movement Istanbul Turki bulan Januari 2022 yang akan diselenggarakan pada tanggal 17-24 Januari 2022.
Aulia mengatakan, bahwa sebenarnya samua pemuda mahasiswa punya kesempatan yang sama, bukan hanya dia yang bisa mewakili Sumsel khususnya Tanjung Agung, bahkan pemuda Muara Enim-Sumsel di kanca Nasional dan Internasional, ujarnya.
Ditambahkannya, ia mencari tantangan baru yang akan mengembangkan latar belakang dan keterampilan manajemen sumber daya manusia. Saya dapat bekerja individu dan senang bekerja dalam tim dalam suatu kelompok, Aulia pernah menjadi mentor akademik untuk mahasiswa baru di Teknik Geomatika (2019).
Kemudian ia ikut pengabdian masyarakat berupa pembuatan peta Desa Wayhuwi bersama dosen prodinya (2020), Divisi jurnalisitik dan menerbitkan jurnal Teknik Geomatika (2020) bit.ly/Jurnal Geomatika, Aulia juga sering mengikuti beberapa pelatihan untuk mengasah kemampuannya seperti Pelatihan Pemetaan dengan Openstreetmap (2020), Pelatihan SIG dengan Geoaccess (2021), pelatihan SIG dengan ESRI (2021), dan beberapa pelatihan lainnya. Aulia juga sempat melakukan magang di Kementrian PUPR Mandailing Natal (2021),

Sebelum mendaftar ke program International Movement, ia juga aktif dalam mengikuti beberapa konferensi kanca internasional dan berpartisipasi dalam aksi European Union-ASEAN Climate Diplomacy. Serta dibulan agustus (2021) mengikuti Program pertukaran pelajar secara online Asia-Europe (Jerman, Irlandia, Korea, dan Jepang) yang diadakan oleh Studec International.
Ditempat yang sama ayah dari Aulia QY, Aswan, SPd. Mat Bin H, Syah Ahmad menyampaikan, ia mengaku bangga dengan capaikan dari anak keduanya ini, karena tidak semua orang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pemuda ini katanya.
Diharapkan setelah mengikuti program ini, ilmu dan wawasan Aulia semakin bertambah. Dia juga berpesan pada anaknya agar memperhatikan perilaku karena perbedaan kultur dan budaya.
Ambillah hal-hal yang positif selama di luar negeri, berlakulah sopan kepada semua orang, ujarnya. Semoga sukses selalu dan jangan lupa untuk harumkan nama Kampung halaman Tanjung Agung-Ujanmas-Talang Pengeran (OI) dan juga Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Bandar Lampung, pungkasnya (yudi).