Usai Banjir & Tanah Longsor, Bupati OKU Selatan Lapor ke Gubernur Lewat Video Conference

oleh -57 views
Bupati dan Wabup OKU Selatan lapor ke Gubernur

MUARADUA, Samudra.News-Usai bencana Banjir dan Tanah Longsor dibeberapa wilayah di Kabupaten OKU Selatan, Gubernur Sumsel Herman Deru menggelar rapat bersama Bupati OKU Selatan dan Bupati OKU Timur melalui Video Conference (Vidcon) membahas terkait kondisi dan situasi bencana banjir dan tanah longsor di OKU Selatan, Minggu (10/5/2020).

Acara tersebut berlangsung di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika OKU Selatan dihadri Bupati OKU Selatan Popo Ali. MB Commerce didampingi juga Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, SP, MSi, Kepala Dinas PU PR, Kepala Dinas Kominfo, Kalaksa BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perkim dan Kepala Dinas Pertanian.

Bupati OKU Selatan melaporkan bencana banjir yang cukup signifikan dampaknya terjadi pada hari Jumat tengah malam dimana air mulai naik. Hal ini disebabkan situasi cuaca dibeberapa Kecamatan di Ranau Raya, Pulau Beringin dan Kisam Raya mengalami intensitas hujan yang cukup besar.

Popo Ali sampaikan kondisi terkini OKU Selatan

Dengan turunnya hujan yang sangat lebat, sehingga mengakibatkan debit air di hilir naik signifikan dan menggenangi rumah warga di sepanjang daerah aliran sungai terkena terjangan banjir.

Popo Ali menambahkan, warga yang terkena banjir yang berada di wilayah bantaran sungai yang tersebar dibeberapa Kecamatan, diantaranya Kecamatan Buay Sandang Aji, Kecamatan Muaradua, Kecamatan Buana Pemaca, dan Kecamatan Simpang.

Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir mencapai 1.314 Kepala Keluarga dan ada beberapa rumah yang runtuh karena banjir. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, walaupun kondisi saat ini mencekam.

Hanya satu warga yang terkena timbunan longsor, namun warga tersebut selamat, korban telah dirawat dan sedang melaksanakan pengobatan, lanjut Bupati OKU Selatan.

Gubernur terima laporan dari Bupati OKUS & OKUT

Kemudian ada beberapa infrastruktur yang rusak parah, sehingga menyebabkan terputusnya akses jalan, diantaranya 7 Jembatan putus terdiri dari 3 jembatan gantung, dan 4 jembatan beton. Beberapa titik longsor juga menutup dan memutuskan akses jalan terutama jalan Provinsi dan Kabupaten.

Baca Juga :   CAMAT BSA OKU Selatan Provokasi Warganya Agar Hajar Wartawan dan LSM

Terkait terganggunya akses jalan, Pemkab OKU Selatan berupaya agar kendaraan yang melintas dapat kembali normal. Pasca banjir ini Pemkab melalui BPBD, Dinas Sosial, Kecamatan hingga Desa bergotong royong, dibantu juga TNI-Polri di setiap Kecamatan untuk memantau kondisi air.

Bupati juga menyampaikan, bahwasannya yang paling terpenting dan harus ditindaklanjuti segera terkait 1.314 Kepala Keluarga yang terdampak banjir. Persediaan stok sembako akan dimaksimalkan secepatnya untuk membantu warga, dan dipastikan jangan sampai warga terdampak banjir kelaparan.

Bupati dan Wabup serta pihak terkait dengarkan arahan

Menanggapi laporan Bupati OKU Selatan, Gubernur Sumsel sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan dalam penanganan dan atisipasi dalam bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di OKU Selatan. Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama dan membantu.

Terkait adanya beberapa titik longsor, Pemerintah Provinsi akan menginstruksikan Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi untuk membantu dropping alat berat ke OKU Selatan, sehingga bisa mempercepat pembukaan jalan yang tertimbun longsor.

Jalan yang longsor atau jembatan putus, baik itu jembatan gantung maupun beton untuk segera diatasi. PU Provinsi dan PU Kabupaten harus bersinergi supaya kegiatan masyarakat yang terdampak longsor dan jembatan putus tidak terganggu.

Insya Allah Gubernur Herman Deru akan turun dan melihat langsung ke OKU Selatan dan OKU Timur bencana yang terjadi kemarin dan apa-apa yang perlu diperhatikan untuk ditindaklanjuti, pungkasnya (ril/mul).