Tim Monev Satker Provinsi Sumsel, Lakukan Uji Petik Kesiapan LKM Dalam Pemanfaatan Dana BDI dan PKM Kotaku

oleh -85 views
Tim Monev dan Fasilitator Kotaku

BATURAJA OKU-Dalam rangka memastikan kesiapan LKM yang ada di wilayah dampingan Kotaku Baturaja OKU dahulunya bernama PNPM Mandiri Perkotaan yang akan melakukan pemanfaatan dana BDI (bantuan dana investasi) dan akan menggelar Peningkatan Kapasitas Masyarakat (PKM). Tim monitoring dan evaluasi Satker PKP Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin Aryata dan Emir Surya melakukan Uji Petik di LKM Kemalaraja, Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur OKU, Sabtu (25/08).

Ketua Tim Monev dan Uji Petik Satker Provinsi Aryata menjelaskan, Kegiatan ini dilakukan secara rutin dan terencana, dalam rangka memastikan proses yang telah di laksanakan baik di tingkat masyarakat maupun Pemda oleh Tim Fasilitator Program Kotaku telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2018 dengan mengambil sampel 2 (dua) LKM di lokasi Kotaku yakni Kelurahan Kemalaraja dan Tanjung Baru, berhubung sesuatu dan lain hal Tanjung Baru tidak dilaksanakan.

Tim Monev sedang periksa adm LKM

Sebelumnya Tim Monev dari Satker Provinsi melakukan uji petik di Kotaku Lubuk Linggau, Kotaku Pagaralam, Kotaku Muara Enim dan sekarang di Kotaku Baturaja OKU. Adapun yang menjadi topik penting dalam pelaksanaan kegiatan Uji Petik adalah yakni : Dukungan Kelembagaan (Pemda), Pemilu Ulang LKM, Pendataan Baseline dan Profil Permukiman Kelurahan/Desa yang ada di OKU, dan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat (PPM), Sistem Informasi Manajemen (SIM) dan Monitoring Evaluasi (Monev), ujarnya.

Dari hasil monitoring dan uji petik yang di laksanakan di LKM Kemalaraja Kelurahan Kemalaraja, Alhamdulillah hasilnya cukup bagus, dimana pemeriksanaan yang difokuskan pada dokumen dan Administrasi yang ada di LKM cukup lengkap, walaupun diakui masih terdapat kekurangan dapat ia maklumi, karena ini program pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu diharapkan kepada semua LKM yang ada di Baturaja OKU dapat memperbaiki dan senantiasa melengkapi administrasi terhadap setiap kegiatan yang telah di laksanakan.

Baca Juga :   Pemprov Sumsel Lunasi Hutang Rp1,2 Triliun Ke 17 Kabupaten/Kota
Monev Sumsel berdiskusi dgn LKM

Sehingga kedepan data dihasilkan bisa akurat adanya dan dapat di pertanggungjawabkan oleh semua LKM sebagai lembaga pengemban amanah baik ke Pemkab OKU maupun kemasyarakat di Kelurahan/Desa masing-masing. Disamping itu pemahaman terhadap substansi/konsep terhadap Program Kotaku oleh LKM cukup baik, dibuktikan dengan hasil diskusi bersama dengan Tim Monev dalam Uji Petik Satker PKP Provinsi Sumatera Selatan di LKM Kemalaraja dengan Koordinatornya Zainuri mantan Ketua RT 10.

Dalam pelaksanaan kegiatan uji petik ini Tim Monev Satker PKP Provinsi Sumsel didampingi oleh TA Sosialisasi OC Palembang Ahmad Yudhi, Askot CD Mandiri Kotaku OKU Mukhsin Danier, SF Tim 29 Rudi Hariyanto, SF Tim 30 Yulian Sonata, SF Tim 31 Rama Handrawan, dan Anggota Fasilitator Kotaku Baturaja OKU. Diakhir kegiatan tersebut diadakan kegiatan bincang-bincang bersama dengan Tim Fasilitator Kotaku Baturaja OKU untuk membicarakan hasil monitoring yang telah di laksanakan bertempat di Posko Tim Fasilitator Kotaku OKU di Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur.

Diskusi tentang kesiapan BDI & PKM

Ditempat yang sama Askot CD Mandiri Kotaku Baturaja OKU Mukhsin Danier  yang biasa dipanggil Ucin mengenai dana BDI dan PKM. Dijelaskannya, kedua program tersebut akan dilaksanakan di awal bulan September 2018. Saat ini tengah berlangsung proses pencairan Bantuan Dana Investasi (BDI) di lokasi penanganan kumuh yang didampingi Program Kotaku OKU. Ucin juga mengingatkan kawan-kawannya, jangan lupa pada komitmen Program Kotaku terkait BDI. Komitmen kita adalah : Tidak ada potongan, Tanpa uang komisi, Tanpa uang terima kasih, dan  Tidak memberi hadiah apapun. Ini merupakan wujud transparansi yang diusung oleh Program Kotaku.

Begitupun untuk peningkatan kualitas masyarakat (PKM) dalam menunjang keberhasilan Program Kotaku menjadi pekerjaan rumah tak berkesudahan. Lantaran itulah, awal September 2018 akan digelar PKM di berbagai wilayah dampingan Program Kotaku Baturaja OKU. Keberadaan lembaga keswadayaan masyarakat (LKM), Lurah, Kades dan Camat adalah target dari program peningkatan kapasitas masyarakat ini. Semuanya diharapkan mempunyai peningkatan pemahaman dasar soal peran masing-masing, sebagai nakhoda penanganan kumuh bersama LKM sebagai motor penggerak forum kolaborasi. Pungkasnya (yudi)