Siswa di OKU Selatan Belajar Tatap Muka di Akhir Bulan Agustus 2021

oleh
Kepala Dinas Pendidikan OKU Selatan Zulfakar Dhani, SSos, MM

MUARADUA,Samudra.News-Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan Zulfakar Dhani, SSos, MM menyampaikan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) bagi siswa-siswi mulai dari PAUD, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kabupaten OKU Selatan, akan dimulai akhir Agustus 2021 ini.

Dengan adanya rencana akan dimulainya belajar tatap muka ini walaupun sifatnya terbatas atau berkisar 50%, diharapkan para siswa-siswi tetap dapat melakukan protokol kesehatan yang ketat, katanya kepada media Kamis (26/8/2021).

PTMT di OKU Selatan mengacu pada surat edaran atau Instruksi Bupati dengan Nomor:420/1669/Disdik.OS/2021 dan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran dimasa Pandemi Covid-19.

Berdasrakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 37 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1. Berdasrakan siaran Pers Kemenristek tentang satuan pendidikan di wilayah PPKM level 1-3 dapat dilaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

Kemudian berdasarkan hasil Rakor Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Selatan tentang rencana PTM dan Instruksi Bupati OKU Selatan tentang pemberlakukan PPKM Mikro. Menindak lanjuti hal tersebut pihaknya Dinas Pendidikan OKU Selatan akan segera memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada 30 Agustus 2021 mendatang.

Menjelang diberlakukannya PTMT, Kadisdik OKU Selatan juga menghimbau satuan lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten OKU Selatan untuk segera mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dan mengenai pengaturan, jadwal, waktu, dan lainnya dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan. Sekali lagi Kadisdik berharap, seluruh siswa-siswi disemua tingkatan sekolah mulai dari PAUD, SD dan SMP dapat menerapkan protokol kesehatan selama pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas ini dan kepada pihak sekolah juga dapat mengawasinya, harapnya.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Resmikan Tol Tepeka, Jalan Tol Terpanjang Di Indonesia

Pihak sekolah harus menyiapkan Hand Sanitizer, Tempat Cuci Tangan dan Sabun Cair, menyiapkan Masker, Alat pengukur suhu tubuh thermogun dan menyemprot ruangan serta lingkungan sekolah dengan cairan disinfektan, pungkasnya (red).