SEKDA OKU Yudisium S1 Hukum di UT IPK 3,63 Predikat Pujian

oleh -310 views
Sekda OKU, H. Achmad Tarmizi

BATURAJA,Samudra.News-Universitas Terbuka (UT) untuk pertama kalinya menyelenggarakan wisuda periode I  tahap I Tahun Akademik 2020/2021(Masa Yudisium 2020.2) Berdasarkan SK Rektor Nomor 569/UN31/HK.02/2020 Tanggal 15 September 2020.

Dari ribuan Mahasiswa yang di Yudisium tersebut terdapat nama Achmad Tarmizi yang menempati nomor urut 1009 dengan nomor induk mahasiswa 020857353 pada Fakultas Hukum. Sehingga Achmad Tarmizi yang saat ini menjabat Sekda OKU memperoleh gelar akademik sebanyak delapan (8) yakni Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, SH, MT, MSi, MH.

Achmad Tarmizi menyampaikan, Yudisium di Fakultas Hukum Universitas Terbuka (UT)  Rabu (16/9/2020) ia lulus Sarjana Hukum dengan IPK 3,63 (Pujian/Cumlaude). Untuk Wisuda melalui Daring Insya Allah pada tanggal 24 Nopember 2020 mendatang, ujarnya.

Selain dirinya, terdapat nama putranya yang bernama Mohammad Riedho Cahya Atazsu nomor urut 1027 dengan nomor induk mahasiswa 020841731 juga di Yudisium di tempat yang sama, sehingga namanya menjadi dr. Mohammad  Riedho Cahya Atazsu, SH.

Dengan seabarek tugas dan pekerjaan, Ia resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (SH). Achmad Tarmizi yang sehari-harinya menjabat Sekda OKU ini, diluar jabatan pemerintahan, iapun menjabat Ketua Forum Sekda se Sumsel, Ketua PGRI, Ketua Korpri, Ketua Pramuka, Ketua IPSI, Ketua FKUB, Ketua Perhiptani, Ketua PII, Ketua LPRT, Ketua ICMI dan Direktur BKPAKSI.

Begitupun dengan gelar yang sudah disandangnya sebanyak 7 gelar resminya, dan kini beliau resmi menyandang Sarjana Hukum sehingga menjadi 8 gelar. Untuk gelar S1 yang ke empat (4), S2 sebanyak tiga (3) dan S3 baru satu (1).

Insya Allah tahun depan menyandang Gelar M.Pd dari Universitas PGRI Palembang dan ST dari Universitas Saburai Lampung. Disamping itu Sekda OKU ini juga memiliki 11 Gelar Non Akademik yang tidak atau jarang dicantumkan  di penulisan nama beliau.

Baca Juga :   Dies Natalis Ke-20, Walau Banyak Keterbatasan “Unbara Tetap Membara”

Membahagiakan sekaligus membanggakan bagi Pemkab OKU, Sekda yang brillian dan murah senyum ini. Ia menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Menjadi lulusan yang menyandang Pujian atau Cumlaude bukan satu-satunya tujuan studi, ujarnya.

Melainkan sebagai awal dari sebuah pengabdian. Sekedar motivasi dan inspirasi kepada adik-adik dan rekan-rekan kerja dan jauh dari niat untuk riya atau menyombongkan diri. Sekda OKU melanjutkan, dengan menyandang gelar Sarjana Hukum akan sangat bermanfaat tidak hanya bagi Pemkab OKU, namun juga bagi saya selaku Sekda OKU.

Senyum kebahagiaan pun terpancar jelas dari Sekda OKU yang dikenal gigih dan ulet dalam pekerjaan dan juga tidak puas-puasnya saat menimbah ilmu pengetahuannya. Motto hidupnya “Belajar Sepanjang Hayat” sangat tepat disandang suami dari Hj. Susmadiana ini.

Apapun predikat kelulusan yang diperoleh, kita tetap harus bersyukur atas perjuangan selama ini. Kita pernah mengalami berbagai rintangan, rasa kecewa, kesulitan, ataupun rasa putus asa untuk penyelesaian tugas akhir.

Namun hal tersebut jangan membuat kita risau, karena itu bagian dari perjuangan untuk meraih kesuksesan. Jadikanlah predikat kelulusan ini sebagai suatu anugerah, karena telah diraih dengan usaha secara maksimal, pungkasnya (yudi).