Satres Narkoba Polrestabes Ringkus Pengedar Ganja Dalam Jumlah Besar

oleh -167 Dilihat
Tersangka Romsa (57) yang diamankan Satres Narkoba Polrestabes Palembang

PALEMBANG,Samudra.News-Satres Narkoba Polrestabes Palembang menangkap pengedar narkoba jenis Ganja bernama Romsa (57). Dalam penggerebekan di Lorong Tangga Raja, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Polisi juga mengamankan lima paket ganja kering yang dibalut lakban kuning dengan berat 5 Kg.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kasat Narkoba Kompol Mario Ivandry mengatakan, bahwa kali ini anggota Satres Narkoba Polrestabes Palembang berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba jenis ganja.

Asal barang kita mendapatkan informasi berasal dari Provinsi Aceh, kemudian di Palembang pelaku selain berperan sebagai perantara juga sebagai pengedar, katanya Senin (6/6/2022).

Pelaku diamankan dengan barang bukti ganja sebanyak 5 kg, kemudian dari hasil pengembangan didapatkan kalau pelaku selain sebagai perantara juga mengedarkan barang haram ini di wilayah Palembang.

Menurut pelaku ke anggota kita bahwa dia sudah menjalani hal ini selama dua bulan terakhir ini, katanya.

Lebih jauh dijelaskannya, bahwa hasil pengembangan bahwa barang haram ini sudah masuk tiga kali ke pelaku. “Secara keseluruhan dari keterangannya saat menjadi kurir mendapatkan keuntungan kurang lebih Rp2 juta tapi juga dia ini memecah barang ini dengan cara menjualnya dan untuk pengiriman barang sendiri melalui jalur darat,” katanya.

Atas ulahnya pelaku terancam pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Pelaku kita jerat hukuman penjara dengan ancaman pidana penjara mati atau seumur hidup atau paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” katanya.

Tersangka  Romsa mengaku telah menjalani bisnis ini selama dua bulan terakhir. Barang ini saya terima dua kali dengan total 100 Kg, dimana 50 kg pertama sudah diambil orang. Sedangkan yang kedua 45 Kg saya jual dan sisanya 5 kg, katanya.

Baca Juga :   Ketua DPRD OKU Kunjungi Pasar Emak-Emak Sekaligus Senam dan Tinjau Stand PMI

Menurutnya untuk 50 Kg pertama dia mendapatkan upah Rp 2,5 juta dan yang kedua Rp 2 juta. Saya mendapatkan Rp 50.000 per kg, tapi pas barang kedua masuk masih menyisakan 5 kg sehingga sisanya saya tidak mendapatkan, pungkasnya (sp).