RAKOR KARHUTLA Se Sumsel, Menyamakan Persepsi Dalam Pencegahan Kebakaran Hutan

oleh -20 views
Kapolda Sumsel, Wagub dan Pangdam II/Sriwijaya

PALEMBANG,Samudra.News-Sekretaris Daerah OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, MT, MSi, MH bersama Unsur Forkopimda OKU menghadiri Rapat Koordinasi Karhutla Wilayah Sumsel melalui Video Conference. Bertempat di Ruang Rapat Polres OKU, Rabu (17/06/2020).

Dari pantauan media acara tersebut dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM didampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, SIP, MHum dan Wakil Gubernur Sumsel H. Ir. Mawardi Yahya di gedung Catur Prasetya Mapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM mengatakan ini adalah rapat koordinasi dengan menindaklanjuti daripada surat perintah Gubernur Sumsel tentang pencegahan Karhutla dengan mengundang Stakeholder yang ada di Propinsi Sumsel.

Sekda bersama Forkopimda OKU di Video Conference

Maksudnya adalah untuk menyamakan persepsi langkah-langkah dalam usaha pencegahan Karhutla. Apabila nanti terjadi Kebakaran Hutan ataupun Lahan kita berusaha melakukan pemadaman dan melakukan tindakan represif berupa menindak para pelaku pembakaran hutan/lahan baik individu maupun korporasi, ujarnya.

Rencananya nanti kita akan melakukan gelar pasukan yang akan dilakukan serentak di seluruh Kabupaten/Kota dan Propinsi Sumsel untuk mengecek kesiapan personel Satgas Karhutla yang ada di jajaran Propinsi Sumsel.

Sekda OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, MT, MSi, MH dalam waktu dekat akan diadakan gelar apel siaga se Sumsel dengan melibatkan Kabupaten/Kota untuk mengantisipasi Karhutla dan mengecek kesiapan Satgas.

Berdasarkan hasil pemetaan ada 10 kabupaten dan kota yang memiliki potensi terjadi Karhutla pada musim kemarau tahun ini  diantaranya Muba, Banyuasin, OI, OKI, Muara Enim, PALI, OKU, OKUT, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara.

Foto bersama usai mengikuti Vidcon dgn Kapolda Sumsel

Langkah-langkah yang diambil untuk menanggulangi Karhutla, selain upaya penegakkan hukum kepada masyarakat yang melanggar maklumat larangan membakar lahan, dan juga menyiapkan personel untuk mendukung Satgas pencegahan Karhutla di Sumsel.

Baca Juga :   KAPOLRES OKU Pimpin Sertijab Kasatreskrim dan Tiga Kapolsek

Wakil Gubernur Sumsel Ir. H. Mawardi Yahya minta Bupati dan Walikota agar tetap siaga dalam  mengantisipasi dan menghadapi bencana setiap tahun terjadi.

Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Irwan, S.IP menyatakan seluruh jajarannya siap mengantisipasi Karhutla, yaitu Babinsa, Koramil, dan Kodim.

Kepala BMKG Provinsi Sumsel Nuga Putratijo, tahun 2020 ini diprediksi Karhutla di Sumsel tidak separah tahun lalu, karena musim kemarau tidak terlalu kering, dan masih ada gambut yang basah.

Musim kemarau terjadi pada bulan Agustus dan September, namun  puncak kemarau terjadi pada bulan Agustus, hal ini terjadi karena atmosfir curah hujan cukup tinggi, pungkasnya (yudi).