Pj. Bupati OKU Terima Penghargaan Mata Lokal Award Kategori Bupati Inovatif di Bidang Penerapan Teknologi Pertanian Terpadu.

oleh -78 Dilihat
PJ Bupati OKU saat meghadiri penganugraha di bidang pertanian

PALEMBANG,Samudra.News-Penjabat Bupati OKU meraih penghargaan pada Puncak Perayaan HUT Tribun Sumsel Ke-10 dengan tema “1001 Cerita Bumi Sriwijaya Untuk Indonesia Maju Sumsel Mandiri Pangan”. Bertempat di Griya Agung Palembang. Selasa (12/07/2022).

Turut hadir, Mewakili Forkopimda Sumsel, Direktur Kementerian Pertanian RI, Tokoh Peduli Lingkungan Susno Duadji, Para Bupati/Walikota se-Sumsel, OPD Terkait Pemprov Sumsel, Kadin Pertanian OKU dan Kabag Prokopim Setda OKU, BUMN/BUMD serta Undangan Lainnya.

Puncak perayaan HUT ke-10 Tribun Sumsel hari ini memberikan sejumlah penghargaan baik kepada instansi Pemerintah maupun swasta. Dalam puncak perayaan HUT ke-10 Tribun Sumsel ini juga diserahkan penyerahan penghargaan Mata Lokal Award kepada Bupati/Walikota se-Sumsel.

PJ Bupati menerima penghargaan dari Pemimpin Tribun Sumsel

Sejumlah Pemerintah Daerah di Sumsel menerima penghargaan dengan berbagai kategori termasuk Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah menerima penghargaan Mata Lokal Award dengan kategori Bupati Inovatif di bidang Penerapan Teknologi Pertanian Terpadu.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam sambutannya mengatakan, Gerakan Sumsel Mandiri Pangan sangat dinilai bermanfaat dalam mempertahankan pangan serta merubah mindset masyarakat yang tadinya membeli menjadi produksi, ujarnya.

Menurut Herman Deru Program inovasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan ini sesuatu yang sederhana hanya untuk merubah mindset yang tadinya pembeli menjadi produksi dengan cara menanam ataupun memanfaatkan perkarangan rumah untuk menanam sayur mayur dan lainnya.

Bahkan lebih dari itu Gerakan Sumsel Mandiri Pangan selain mendukung ketahanan pangan tapi dapat juga mendukung menurunnya stunting di Sumsel.

PJ Bupati dan Kadin Pertanian OKU Joni Saihu, SP, MSi

Untuk itu Herman Deru berharap kepada Tribunsumsel untuk dapat membantu Pemerintah dalam mensosialisasikan program ini kepada masyarakat.

Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah menyambut baik kegiatan menyemarakkan HUT ke-10 Tribun Sumsel. Apalagi kegiatan ini memberi ruang cukup luas bagi Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mensosialisasikan kebijakan dan program kerja di bidang pertanian, termasuk

Baca Juga :   Sekda OKU: Dengan Wisuda Ini Kalian Dituntut Berpikir Kreatif, Inovatif & Tanggung Jawab.

merealisasikan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang dicanangkan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

Teddy Meilwansyah mengatakan dirinya sangat menyambut baik atas kegiatan Sarasehan Nasional dalam rangka HUT Tribun Sumsel ke-10 dengan Tema 1001 Cerita Bumi Sriwijaya Untuk Indonesia Maju Sumsel Mandiri Pangan, dengan tujuan mendukung program Gubernur Sumsel H. Herman Deru utamanya program yang digaungkan saat ini Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan.

Kami akan terus melakukan inovasi pertanian dalam rangka mensukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan dan kita harus tunjukkan kepada masyarakat bahwa gerakan ini sangat penting dan bermanfaat, ujar Teddy Meilwansyah.

Teddy Meilwansyah berharap semua pihak harus bersatu, bersinergi  dan berkolaborasi agar program tersebut sukses bermanfaat bagi kesejahreraan masyarakat. Disamping itu Teddy Meilwansyah mengungkapkan bersyukur atas penghargaan yang diberikan Tribun Sumsel terhadap kinerja dari Pemkab OKU.

Penghargaan yang diberikan sangat luar biasa dan menjadi penyemangat bagi Pemkab OKU untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat OKU, katanya.

Alhamdulilah terima kasih banyak dengan Tribun Sumsel yang telah memberikan penghargaan yang luar biasa ini. Semua ini, saya persembahkan kepada semua masyarakat OKU. Penghargaan ini sangat membanggakan dan terima kasih kepada semua pihak atas doa dan dukungannya sehingga Pemkab OKU meraih penghargaan ini.

Selain itu Kabupaten OKU juga berhasil meraih kategori Petani Inovatif atas nama Agus Sutikno Desa Marta Jaya Kecamatan Lubuk Raja yang telah sukses melakukan inovasi berkebun dan ternak ikan di daerah sulit air sehingga berhasil memenuhi 30 persen kebutuhan sayur mayur dan ikan di Pasar Batumarta (yudi).