PJ Bupati OKU Hadiri Puncak HUT PGRI Ke-77 Di Lahat, Guru Menjadi Contoh Diberbagai Kesempatan

oleh -152 Dilihat
PJ Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah mendapat penghargaan “Insan Kolaboratif Pendidikan Sumtera Selatan”

LAHAT,Samudra.News-Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah Menghadiri Puncak Peringatan HUT Ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022 Tingkat Provinsi Sumsel Bertempat di GOR Bukit Telunjuk, Kabupaten Lahat, Sabtu (10/12/2022).

Pada puncak peringatan HUT ke-77.PGRI dan HGN ini, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mendapatkan penghargaan dari PGRI Sumsel sebagai “Insan Kolaborasi Pendidikan Sumsel” karena dinilai memiliki kepedulian besar dalam memajukan pendidikan dan banyak memberikan perhatian atau kesejahteraan para guru.

Pada Kesempatan yang sama Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah juga mendapatkan penghargaan “Insan Kolaboratif Pendidikan Sumtera Selatan” yang diberikan kepada Gubernur/Bupati/Walikota/Sekda Kab/Kota Se-Sumsel yang peduli pendidikan, kesejahteraan Guru dan PGRI.

Dalam arahannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menegaskan profesi guru merupakan profesi yang mulia dan identik dengan sosok teladan, oleh karena itu dia berharap para guru tidak hanya mengajar di ruang kelas saja, namun juga menjadi contoh juga diberbagai kesempatan.

Dalam kesempatan ini, Herman Deru mengajak para tenaga pendidik yang ada di Provinsi Sumsel menyiapkan diri menyambut bonus demografi untuk para generasi muda.

Ia menjelaskan kondisi pendidikan yang ada di Sumsel saat ini, jumlah guru masih kurang. Akibatnya banyak sekolah yang jumlah guru tidak mencukupi dengan jumlah murid.

“Hal ini sudah saya diskusikan dengan Menpan RB dan ketua DPR RI belum lama ini. Kita minta supaya jumlah guru ditambah. Karena anggaran pendidikan 20 persen dari total APBN. Kita minta ini karena pengangkatan guru PNS itu bukan kewenangan gubernur,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, sektor pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan harus dibenahi. Jika tidak, maka pembangunan di Sumsel yang sedang digarap oleh pemerintah tidak akan berdampak.

Baca Juga :   ATM Bank SumselBabel Kini Hadir Di Kantor Samsat Baturaja OKU

Apa gunanya jalan mulus-mulus kalau anak-anaknya tidak bisa baca tulis, tidak tahu angka-angka. Untuk itu peran guru ini sangat penting untuk mencetak SDM generasi muda yang siap bersaing.

Gubernur juga menyerahkan penghargaan kepada 8 guru yang sudah lama mengabdi, dan yang telah berjibaku mendidik siswa dengan medan jalan menuju sekolah untuk mensukseskan program Indonesia Pintar.

Herman Deru menegaskan, di Sumsel tidak ada kasta antara guru PNS dengan guru honorer, dia menyebut semua guru sama tugasnya, karena itu, dia berharap antar guru tidak ada kesenjangan sosial diantara sesama guru.

Herman Deru menilai para guru di Sumsel telah berhasil melahirkan generasi yang cerdas bahkan telah berhasil berkiprah di tingkat nasional.Sebagai bentuk apresiasi, Herman Deru memberikan umroh untuk para guru yang berprestasi.

Terakhir, Herman Deru mendukung dan telah menyiapkan bantuan beasiswa untuk para guru yang ingin menlanjutkan pendidikan (**).