PEMPROV SUMSEL Serahkan Paket Sembako, Listrik Gratis dan Masker

oleh -160 views
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, MM

PALEMBANG, Samudra.News-Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, MM menghadiri kegiatan penyerahan 2500 Paket Sembako dan Listrik Gratis untuk Indonesia. Bertempat di Posko Sumsel tanggap Covid-19 di Halaman Kantor Gubernur Sumsel Palembang, Senin (6/4/2020).

Dari pantauan media acara tersebut dihadiri juga Pangdam II/Sriwijaya yang diwakili Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, PSC, MTr. (Han), Kajati Sumsel yang diwakili Wakajati Sumsel  Oktavianus, SH, MH, Kepala BPBD Provinsi Sumsel H. Iriansyah, SSos, SKM, MKes, Kepala OJK Sumsel, Pimpinan Perbankan dan utusan SMK.

Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan, Listrik Gratis untuk Indonesia dan Paket Sembako yang diserahkan secara simbolis pada hari ini, merupakan kepedulian dari Pemerintah, BUMN, BUMD maupun BUMS kepada masyarakat Sumsel yang terdampak Covid-19.

Kapolda serahkan paket gratis dari pendonor

Bantuan listrik gratis diperuntukkan bagi pelanggan 450 VA dan diskon 50 % bagi pelanggan 900 VA di Provinsi Sumatera Selatan yang merupakan bantuan dari BUMN PT. PLN. Kemudian sembako 1000 paket dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) diantaranya BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.

1000 paket Sembako bantuan CSR dari Bank SumselBabel, 500 paket Sembako dari PT. Sumsel Energi Gemilang, selain itu juga penyerahan masker sebanyak 250 (dua ratus lima puluh) lembar.

Ditambahkan Herman Deru yang didampingi Forkopimda Sumsel, hari ini kita menunjukkan perbuatan kongkret, wacana tentang pencegahan Covid-19 bukan hanya dalam bentuk rangkaian kata saja, tapi tentu harus bersamaan dengan perbuatan, perbuatan tentu dilaksanakan dengan cara masing-masing, ujar Gubernur.

Gubernur dan Kapolda Sumsel di Posko Covid-19

Lawan kita ini bukan hanya virus saja tetapi kecemasan, kita harus tetap menata masa depan kita, dengan cara tetap menggunakan protokol cegah Covid-19. Pemerintah ada diantara mereka, pemerintah tidak diam menyikapi kondisi seperti ini.

Baca Juga :   Dua Kepala Daerah di Sumsel Takluk Hatinya Pada Alumni SMP 2 OKU

Gubernur berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Kita lawan kecemasan ini dengan perbuatan yang lebih membuat kita merasa aman dan nyaman. Kepada seluruh kepala daerah Kabupaten/Kota saya juga menginstruksikan untuk disetiap desa dibuat isolasi mandiri.

Bisa menggunakan Puskesdes, bisa menggunakan bangunan sekolah dan tetap berkoordinasi dengan petugas puskesmas dan pihak keamanan. Gubernur meminta kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta hansip/Linmas dilapangan untuk selalu memantau kedatangan warga.

Pemudik yang datang dari daerah terpapar harus menjadi orang dalam pengawasan (ODP) dan mengisolasikan diri, bisa secara mandiri bisa juga karena instruksi aparat desa, pungkasnya (yudi).