Pademi Alamsyah, PNS Ke-2 Bergelar Doktor Setelah Sekda Pemkab OKU

oleh -34 views
Dr H Achmad Tarmizi dan Dr Pademi Alamsyah

BATURAJA OKU-Pencapaian Dr. Pademi Alamsyah, SKM, M Kes, bisa dibilang luar biasa. Ia lulus program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Sriwijaya (Unsri) dalam waktu 38 bulan dengan IPK 3,89 dengan status kelulusan Cumlaude, karena ia menyelesaikannnya kurang dari 7 semester dan usianya tidak muda lagi. Pria kelahiran 31 Mei 1973 berasal dari Desa Tanjungan Kecamatan Pengandonan-OKU, ini merupakan lulusan S1 Jurusan Kesehatan Masyarakat dan melanjutkan S2 pada program studi Bio Medik di Universitas Sriwijaya Palembang.

Dijelaskannya, sebelum ke bangku kuliah, Pademi Alamsyah bercerita bahwa ia bersekolah di SD Negeri 10 Baturaja, kemudian SMP Negeri 2 Baturaja dan biasanya anak seumurannya pada waktu itu rata-rata meneruskan ke SMA, namun karena cita-citanya ingin mengabdi pada bidang kesehatan, ia memutuskan masuk SPK Depkes OKU. Ia melanjutkan S2-nya dibidang kesehatan bio medik dan untuk melanjutkan studi S3 ia memperoleh beasiswa dari Pemkab OKU untuk menuju gelar Doktor di Universitas Sriwijaya Palembang.

DR. Pademi Alamsyah, SKM, M Kes

Selama studi S3 di Unsri, waktu yang ada digunakan untuk melakukan penelitian secara penuh. Untuk disertasinya sendiri Pademi Alamsyah menjelaskan, bahwa ia mengangkat topik tentang “Analisis Kejadian Malaria Berdasarkan Faktor Lingkungan Fisik dan Prilaku Manusia”. Dalam disertasinya ia dibimbing oleh promotor yakni Prof dr Hairil Anwar Ph.D, Dr Ir Dwi Setiawan MSc dan Dr Lailah Hanum SSI, MSi, Pademi Alamsyah menjelaskan bahwa secara garis besar penelitiannya tersebut berfokus pada Lingkungan Sosial dimana ia studi dan bekerja, ujarnya.

Capaian luar biasa Pademi Alamsyah ini tak lepas dari kerja keras dan keinginan yang kuat dalam meraih mimpi. Diakui oleh pria yang telah lama bekerja di Dinas Kesehatan mulai dari Maret tahun 1994 yakni RSUD Ibnu Sutowo, kemudian RSUD Muhammad Husin Palembang, bahwa jalannya selama masa penelitian-penelitian tidak selalu mulus. Proses yang sulit dan memakan waktu menjadi kendala. Atau jika ada instrumen analisis yang tidak tersedia atau hasil penelitian yang tidak sesuai ekspektasi, tambahnya.

Baca Juga :   Sekda Gelar Rapat Pembinaan DWP OKU dan Sosialisasi Penyakit Kaki Gajah
Dr Pademi Alamsyah waktu diterima Sekda OKU

Kendati demikian suami dari Nita Apriani yang berdinas sebagai Bidan di Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur-OKU, kecintaannya pada bidang yang ditekuninya ini membuatnya tetap menjalani segala sesuatu, baik suka maupun duka, dengan senang hati. Kepuasan tersendiri, aku Pademi Alamsyah, terutama ketika hipotesisnya berhasil dibuktikan. Lebih lanjut terkait prestasinya, Pademi Alamsyah berharap akademisi Indonesia dapat ikut terdorong untuk memajukan dunia penelitian yang dimotori oleh orang-orang yang berkompeten.

Selain itu, pria dengan dua orang anak yang pertama masih bersetatus mahasiswa di Telkom Bandung, sedangkan yang bungsu masih bersekolah di SMA Negeri 1 Baturaja kelas 1. Menuturkan juga ingin agar program-program beasiswa seperti yang diterimanya dari Pemkab OKU dapat diteruskan eksistensinya dan diperbesar skalanya untuk meningkatkan SDM di pemerintahan Kabupaten OKU dan menjaring peneliti serta Doktor Indonesia dengan kemampuan dan daya saing kualitas internasional.

Dr. Pademi menyalami tamu Sekda Lainnya

Pademi Alamsyah yang sehari-hari bekerja di Dinas Kesehatan Pemkab OKU itu mengaku keberhasilannya tersebut merupakan buah dari kerja keras dan disiplin selama menjalani studi. Dan, ia berterima kasih kepada seniornya yang lebih dahulu menyandang gelar Doktor di Pemkab OKU yakni Dr Drs H Achmad Tarmizi SE, MT, MSi yang sekarang menjadi Sekda OKU. Sebenarnya dialah yang mendorong saya meneruskan kejenjang S3 ini, boleh dikatakan Sekda OKU sebagai mentor Pademi Alamsyah sehingga sukses menggapai gelar Doktor.

Ditanya apa hambatan selama studi S3, Ia menjawab selama studi tidak pernah mengalami kesulitan. Apa yang saya capai sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mahasiswa lainnya. Saat semester pertama, saya mengambil program Ilmu Lingkungan di Unsri. Karena seluruh penyakit yang masyarakat  alami semuanya berbasis lingkungan, jadi untuk pengendalian yang lebih efektif itu adalah lingkungan, Pademi Alamsyah kini mulai aktif bekerja di Dinas Kesehatan Pemkab OKU. Semoga dapat menggugah semangat rekan-rekan kerjanya di Dinas Kesehatan Pemkab OKU untuk berprestasi sesusai bidangnya masing-masing. (yudi)

Baca Juga :   Achmad Tarmizi Guru Honorer Jadi Sekda OKU, Semoga Masuk 3 Besar ASN Teladan Nasional.