Libur Corona, Mulai Besok Pelajar di OKU Belajarnya di Rumah Masing-Masing

oleh -528 views
Kadisdik OKU, H. Teddy Meilwansyah, SSTP, MM

BATURAJA OKU-Dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran Virus Corona atau yang biasa disebut Covid-19 yang semakin meluas di Indonesia, Pemkab OKU mengeluarkan kebijakan, meliburkan sekolah terhitung sejak Kamis (19/3/2020) sampai dengan (31/3/2020).

Kebijakan Pemkab OKU ini sekaligus untuk menindaklanjuti Kepres RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2020 (COVID-19), sebagaimana telah disampaikan Presiden RI, Joko Widodo, Minggu (15/3/2020).

Sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan OKU H. Teddy Meilwansyah, SSTP, MM kepada Samudra.News di Rumah Dinas Bupati OKU, Rabu (18/3/2020) usai mengikuti rombongan Bupati kunjungan kerja di Batumarta Lubuk Raja.

Kebijakan ini untuk menyikapi Kepres, bahwa setiap daerah harus mengantisipasi Virus Corona, lanjut mantan PJ Bupati Muaraenim. Dikatakannya, siswa mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP Negeri maupun Swasta diharapkan dapat belajar di rumah masing-masing.

Tentang libur sekolah ini, kata Teddy Meilwansyah, langsung diintruksikan oleh Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis dan Dinas Pendididkan OKU telah mengeluarkan pengumuman resmi untuk disampaikan ke sekolah-sekolah di seluruh daerah di Bumi Sebimbing Sekundang.

Pokoknya mulai dari atas hingga bawah, kata Kadisdik OKU ini. Kebijakan libur sekolah tak hanya untuk tingkat SD, SMP dan SMA sederajat, tapi juga untuk sekolah di tingkat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan Pesantren.

Libur tidak terkecuali. Termasuk pondok-pondok pesantren yang ada di Kabupaten OKU, juga diliburkan. Harus dihindari adanya kumpul-kumpul dalam jumlah banyak, kata Menantu Bupati OKU saat ini.

H. Teddy Meilwansyah, SSTP, MM sudah menandatangani Surat Edaran yang isinya meliburkan siswa atau kegiatan aktivitas belajar mengajar dilaksanakan di rumah masing-masing selama dua minggu.

Baca Juga :   Gibran Rakabuming Raka Jadi Calon Tunggal Walikota Solo dari PDIP

Saya tegaskan ini bukan libur, bukan liburan. Tapi aktivitas belajar mengajar untuk sementara dialihkan di rumah masing-masing, setelah belajar dirumah, hasil belajar selama di rumah akan diperiksa oleh Guru-guru, ujarnya.

Teddy meminta para orang tua tetap mengawasi anak-anaknya belajar di rumah. Demikian pula para Guru dan Kepala Sekolah supaya memberikan tugas atau pembelajaran melalui kelas online.

Karena libur dalam rangka belajar di rumah tersebut kata Teddy juga mengandung unsur preventif dan edukatif. Atau pencegahan dan pendidikan. Dimana situasi saat ini telah terjadi pandemi virus corona (Covid-19) yang harus dicegah bersama-sama agar tidak menyebar di Kabupaten OKU.

Bukan malah orangtua nantinya mengajak anak-anaknya untuk mudik, berwisata dan lain sebagainya yang meninggalkan rumah atau wilayah masing-masing. Jangan mudik, tetap dirumah masing-masing dan belajar, pungkasnya (yudi).