KAPOLDA Berikan Pembinaan & Arahan Kepada Personel Yang Terlibat Narkoba

oleh -38 views
Kapolda beri motivasi kepada personel yg terlibat narkoba

PALEMBANG,Samudra.News-Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM  membuka acara pelatihan pembinaan personel Polda Sumsel yang berintegrasi dan bebas narkoba dengan tema “Mang PDK Jero Gelombang III” yang di ikuti sebanyak 90 peserta. Bertempat di Komplek Pakri Palembang, Senin (3/8/2020).

Acara pembukaan  diawali dengan upacara dilapangan Pakri yang dipimpin langsung Kapolda Sumsel dan peserta upacara terdiri dari PJU Polda Sumsel dan sejumlah peserta pembinaan Personel Polda Sumsel.

Selesai upacara pembukaan, Kapolda Sumsel memberikan materi pembekalan pada peserta Mang PeDeKa Jero Gelombang III di Lapangan Indoor Bulutangkis Pakri, dalam pembekalan pembinaan yang disampaikan Kapolda dengan cara melakukan ice breaking ataupun arahan.

Kapolda Sumsel melakukan pendekatan yang dilakukan dengan mengutamakan proses kedekatan secara emosional, layaknya peserta ataupun Mahasiswa yang sedang melakukan kuliah.

Kapolda Sumsel mengatakan, bahwa beliau pada saat memberikan arahan ataupun materi tidak sebagai pimpinan atau Kapolda akan tetapi sebagai Dosen pengajar dan beliau memberikan materi tentang pembinaan proses seorang hamba Tuhan.

Bagaimana caranya agar bisa sukses walaupun di tengah proses perjalan kehidupannya mengalami jatuh bangun. Dan sama sama belajar menjadi manusia baik dan bermanfaat satu sama lain dan dapat mewujudkan Personel Polda Sumsel Yang Berintegritas Tinggi dan Bebas Narkoba.

Seperti yang sudah kita ketahui, Polda Sumsel dengan inovasinya membuat Surat Pengakuan Dosa ataupun pengakuan personel Polda Sumsel dan jajaran yang secara jujur mengakui sebagai pengguna Narkoba.

Kemudian ditindaklanjuti akan dilakukan proses rehabilitasi dan pembinan lainnya. Semoga pembinaan ini diharapkan  mampu menjadi jalan bagi anggota Polda Sumsel guna memotivasi diri sendiri agar terus berlomba dalam hal prestasi untuk Institusi Kepolisian Republik Indonesia, pungkasnya (yudi).

Baca Juga :   Polisi Tembak Spesialis Maling Sepeda Motor di Masjid