Joni (43) Warga Desa Mendingin Harus Kehilangan Kakinya Karena Diterkam Beruang

oleh -669 Dilihat
Kapolsek Ulu Ogan Ipda Indra Gunawan sedang membezuk korban keganasan Beruang dari Desa Mendingin

BATURAJA,Samudra.News-Joni Bin Mardi (43)  warga di Desa Mendingin, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten OKU, mengalami insiden memilukan bagaimana tidak ia hampir tewas bila tidak menusuk tiga kali binatang buas Beruang liar.

Bahkan ia harus kehilangan sebelah kakinya akibat serangan ganas binatang Beruang liar yang menerkamnya tersebut. Rabu (17/1/2024).

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni, SIK, MH melalui informasi Kasi Humas Polres OKU AKP Ibnu Holdon, SH dan Kapolsek Ulu Ogan, Ipda Indra Gunawan. Menurut Humas Polres OKU, kejadian berlangsung saat Joni Bin Mardi (43) berada di kebun miliknya di Desa Mendingin.

Dilanjutkannya, ada warga Desa Mendingin yang diserang binatang buas berupa Beruang pada tanggal 17 Januari 2024, sekitar pukul 12.30 WIB. Saat ini, korban telah dilarikan ke Rumah Sakit di Baturaja, ujarnya.

Bahwa Saudara Joni (43) menderita tuna rungu (bisu), tidak menyadari kehadiran Binatang buas berupa Beruang tersebut saat berada di kebun. Pada saat korban lengah, beruang tiba-tiba menyerang dan menggigit kaki Joni, mengakibatkan putusnya sebelah kakinya.

Korban mencoba membela diri dengan menggunakan parang dan berhasil menghantam beruang sebanyak tiga kali. Beruang tersebut kemudian melarikan diri, mungkin juga terluka, meninggalkan korban yang cedera parah.

Setelah berhasil mengusir beruang, Joni meminta pertolongan kepada ayahnya (Mardi) yang saat itu sedang berada di kebun, kemudian Mardi meminta pertolongan kepada warga dan korban berhasil di bawa kembali ke Desa Mendingin.

Sekira  pukul 16.00 WIB, Joni diantar warga ke Puskesmas Desa Mendingin, namun karena luka korban cukup parah, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Baturaja untuk dilakukan pengobatan lebih lanjut dan pada saat ini korban di rawat di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.

Baca Juga :   BPR Baturaja Gelar Undian Krida TUKIN Berhadiah Kepada Nasabah

Pihak dari Polsek Ulu Ogan sudah menjenguk Joni Bin Mardi. Meskipun kondisinya masih lemah, namun korban tetap sadar, kata Kapolsek Ulu Ogan Ipda Indra Gunawan.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat Ulu Ogan dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan binatang buas saat beraktivitas di kebun. Ia menyarankan agar masyarakat tidak pergi sendirian ke kebun, terutama jika lokasinya jauh.

Kita tidak pernah tahu ancaman apa yang mungkin kita hadapi di masa depan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari pergi sendirian, terutama saat ini, yang mana merupakan musim buah Durian dan bisa menyebabkan banyak binatang buas berkeliaran, pungkasnya. (yudi)