Ingin Coba Jalur Off-Road, Lewati Jalan Provinsi Dekat Kota Baturaja

oleh -46 views
engguna jalan yang melintasi jalan cor beton

BATURAJA OKU-Bagi penyuka olahraga ekstrim dan menantang pasti sudah tidak asing dengan wisata offroad. Wisata alam yang memicu adrenalin ini bisa Anda nikmati di lokasi Bumi Sebimbing Sekundang, tepatnya di Jalan Letkol H Mahmud Abu Hasan Kelurahan Batu Kuning (Jalan Cor Beton Red) yang menghubungkan Baturaja-Prabumulih, menjadi jalur “Neraka” bagi para pengendara yang melintasi jalan tersebut. Pasalnya kerusakan jalan cor beton semakin hari semakin memprihatinkan, Selasa (13/11).

Pantauan dilapangan dalam minggu ini, kamecetan panjang sering terjadi sampai dengan 6 kilometer di jalan tersebut, hal ini disebabkan oleh mobil yang terperosok kedalam lubang yang berlumpur bak kubangan Kerbau. Musim hujan yang terjadi saat ini semakin memperparah kondisi jalan, selain jalan hancur, kondisi jalan menjadi licin, jika tidak berhati-hati bisa berakibat fatal, hampir setiap waktu dipastikan ada kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang terjebak dijalan tersebut.

Salah satu jalan yang penuh lumpur

Jalan cor beton Batu Kuning sepanjang sekitar 12 kilometer disekelilingnya terdapat perkebunan swasta PT Minanga Ogan dan perumahan warga Kibang Desa Terusan,  adrenalin Anda tak akan berhenti terpacu beberapa waktu perjalanan, apalagi menggunakan mobil Avanza atau sejenisnya. Anda bisa menikmati sempitnya jalur dan curamnya tikungan berbatu karena pecahnya beberapa titik cor beton yang mengalami kerusakan dan disuguhi genangan air hujan berwarna seperti kopi susu buatan yuk Desi dekat pagar DPRD OKU.

Kerusakan jalan cor beton tersebut diakibatkan jalan utama yang terletak di Desa Kurup Kecamatan Lubuk Batang belum selesai-selesai pengerjaannya, hampir dua tahun sudah pengerjaan jembatan Kurup belum ada kejelasannya. Sebenarnya sampai sekarang sudah banyak mobil yang terjebat dilubang “Neraka Dunia bagi Sopir Angkutan Barang”, tapi bagi mobil pribadi seperti Avanza dan sejenisnya aman walau badan ke pelanting ke kiri atau kanan.

Baca Juga :   GANN Sumsel Gelar Dialog Kebangsaan di Hari Sumpah Pemuda
Antrian panjang dijalan cor beton

Hal senada juga dirasakan oleh Redo (27), warga Perumahan Kibang Permai yang kerap melintasi jalan tersebut, Saya sebagai masyarakat sekitar jalan cor beton yang pasti merasa prihatin dan sangat terganggu dengan kondisi jalan seperti ini yang dibiarkan berlarut larut oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Ditambahkannya, status jalan ini memang milik provinsi, jika pihak Kabupaten tidak dapat memperbaiki karena menyalahi aturan, kita minta pemerintah berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk dapat memberikan perbaikan sementara, ujarnya.

Dihari yang sama, Samudra.news meminta komentar dari Dinas Perhubungan OKU dalam hal ini Kepala Bidang Lantas dan Angkutan Zafrin mengatakan, rusaknya jalan ini akibat dilalui oleh kendaraan besar yang melebihi batas muatan, tidak menutup mata, kendaraan besar yang melintasi jalan ini merupakan milik beberapa perusahaan raksasa yang ada di OKU. Sekedar informasi ada sekitar 15 perusahaan mitra PT Semen Baturaja (Persero) Tbk yang rutin menggunakan jalan cor beton tersebut, namun sampai saat ini belum ada kontribusinya.

Kabid Lantas dan angkutan, Zafrin

 

Sedangkan yang sudah membantu dan berpartisipasi dalam perbaikan jalan cor beton Batu Kuning ada 6 perusahaan diluar mitra PT Semen Baturaja, diantaranya PT Minanga Ogan, PT ATS, PT Karya Multi Mandiri, PT Maranata, PT Vina Yaka Abadi dan CV Samudra Panca. Dilanjutkan Kabid, kalau yang lewat hanya mobil kecil, jalan ini tidak mungkin rusak. Namun mobil bermuatan besar yang menjadi salah satu pemicunya. Kasihan masyarakat kecil yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua yang jadi korban jalan rusak ini. Waktu musim kemarau mareka kena hujan debu dan musim penghujang ini mareka kena lumpur, Pungkasnya (yudi)