Home / OKU Raya / Idul Adha, Ir. H. Helman, MM & Keluarga Berkurban Sapi di Lubuk Batang Baru

Idul Adha, Ir. H. Helman, MM & Keluarga Berkurban Sapi di Lubuk Batang Baru

Ir. H. Helman, MM di Lubuk Batang Baru

BATURAJA OKU-Idul Adha merupakan salah satu hari raya besar umat Islam. Idul Adha juga sering disebut sebagai Hari Raya Kurban, sebab di hari inilah umat muslim yang memiliki kecukupan finansial dianjurkan untuk berkurban. Kurban saat Hari Raya Idul Adha memiliki sejarah yang cukup panjang.

Ir. H. Helman, MM yang sehari-harinya menjabat Kepala Dinas PU PR Pemkab OKU Pada Lebaran Idul Adha 1440 Hijriah tahun 2019 ini berkurban Sapi satu ekor untuk keluarganya yankni :1, Ir. H. Helman, MM, 2. Eviyanti, 3. Fathan Qoribi, 4. Rian Ramadani, 5. HM. Sidar, 6.Mahfi, dan 7. Hj Sumiati, pemotongan sapinya dilaksanakan sehabis sholat Idul Adha di Desa Lubuk Batang Baru Kecamatan Lubuk Batang-OKU, Minggu (11/08).

Fathan Qoribi, ST. Anggota DPRD Provinsi terpilih

Untuk diketahui Kadin PU PR Pemkab OKU saat ini bersyukur, karena putra ke dua dari tiga bersaudara yang bernama Fathan Qoribi, ST kelahiran Baturaja, 25 Desember 1991 ini adalah anggota DPRD Provinsi Sumsel terpilih dari Partai PKB Dapil 5 Sumsel (OKU & OKU Selatan) dan Insya Allah akan dilantik pada bulan September 2019 yang akan datang, ujarnya.

Dihari yang sama, Kadin PUPR Ir. H. Helman, MM juga menyerahkan Sapi korban sebanyak dua (2) ekor yang diperuntukan kepada Pegawai Kantor dan masyarakat sekitar Kantor Dinas PU PR yang beralamat di Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur-OKU.

Sejarah dianjurkannya melakukan kurban diceritakan oleh Kadin PU PR Pemkab OKU yang pembawaanya sederhana dan murah senyum ini. Anjuran kurban berawal saat Nabi IbrahimAS mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk mengurbankan putranya, yakni Nabi Ismail AS yang baru berusia 9 tahun, ujarnya.

Sapi korban dari Ir. H. Helman, MM

Meskipun Nabi Ibrahim sebagai seorang ayah tentu sangat menyayangi Nabi Ismail anaknya, Nabi Ibrahim berserah diri dan mengikuti perintah Allah SWT. Perintah Tuhan kepada Nabi Ibrahim AS untuk untuk menyembelih putranya sendiri. Artinya apa? Nabi Ibrahim seorang yang beriman yang tanpa ragu-ragu sedikit pun, percaya betul, yakin betul, perintah Allah itu benar dan pasti akan kembali kepada kita, hamba-Nya kalau kita menjalankan perintah-Nya.

Baca Juga :   Begal Sadis Menusuk dan Menembak ABG di Jalan Kemiling Baturaja

Dengan kemurahan hati Allah SWT, penyembelihan terhadap Nabi Ismail dibatalkan. Kemudian digantikan dengan kambing. Sejak saat itulah umat muslim dianjurkan untuk berkurban. Dari situlah disyariatkan kita berkurban. Ibadah kurban juga merupakan salah satu bagian kecil dari ibadah sosial kita.

Sapi yang sudah disembelih

Islam merupakan agama yang penuh dengan toleransi dan menghormati kebersamaan serta gotong-royong. Bila pada hari-hari biasa hanya segelintir orang yang memiliki finansial berlebih saja yang bisa merasakan nikmatnya daging, pada Hari Raya Idul Adha semua orang bisa memakan daging tak peduli ia miskin sekalipun.

Oleh karena itu, berkurban sangat dianjurkan untuk ditunaikan bagi umat muslim yang memiliki finansial lebih. Selain untuk mendapatkan keutamaan dari kurban, juga dalam rangka untuk berbagi dengan sesama, tutur orang nomor satu di Dinas PUPR dan namanya yang santer disebut-sebut sebagai bakal calon pemimpin OKU kedepannya.

Maka bagi yang mampu, sekali lagi, bagi yang mampu mari kita berlomba, berkurban sebanyak-banyaknya. Mudah-mudahan pahalanya akan kita dapatkan nanti di akhirat ketika kita pulang ke hadapan Allah SWT, pungkasnya (yudi).

 

Tentang redaktur pelaksana

Baca juga

DPRD Setujui 6 Raperda, Pemerintah Akan Mengevaluasi/Klarifikasi Ke Pemprov Sumsel

BATURAJA OKU-Rapat Paripurna VI DPRD OKU masa persidangan ke-1 tahun¬† sidang 2019 dalam rangka Pengesahan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *