Gubernur Sumsel Lantik Pasangan Abadi Kuryana-Johan di Periode Kedua

oleh -0 views
Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis-Drs. Johan Anuar, SH, MM

PALEMBANG,Samudra.News-Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melantik secara langsung Drs. H. Kuryana Azis  dan Drs. Johan Anuar, SH, MM sebagai Bupati dan Wakil Bupati OKU. Bertempat di Griya Agung dan RS Charitas Palembang, Jum’at (26/2/2021).

Pengambilan Sumpah Jabatan dan  Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur pada Pilkada Serentak Tahun 2020 berlangsung hikmat dengan mematuhi Protokol Kesehatan yang sangat ketat.

Selain Bupati dan Wakil Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis  dan Drs. Johan Anuar, SH, MM juga berbarengan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati  Kabupaten OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Ilir, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.

Gubernur Sumsel pasangkan cupu sebagai Wabup OKU

Pada pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan kepala daerah tersebut ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, Pengucapan Sumpah Jabatan, dilanjutkan dengan  penandatanganan Berita Acara pengucapan sumpah jabatan, Pemasangan tanda pangkat jabatan dan Penyematan tanda jabatan, serta Penandatanganan fakta Integritas.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada penyelenggara, KPU, Bawaslu, Gakumdu, Polres, Kodim 0403/OKU, Kejaksaan Negeri yang telah  menyelenggarakan, mengawasi, akhirnya pada hari ini telah selesai dan tepat waktu dan yang paling penting Sumatera Selatan tetap menorehkan sejarah sebagai Provinsi Zero Konflik.

Gubernur pasangkan tanda pankat sebagai Wabup OKU

Selain itu juga, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati yang telah melaksanakan tugas mensukseskan pelaksanaan tahapan Pilkada pada saat Cuti Kampanye serta Pelaksana Harian )Plh) Bupati mengisi kekosongan berakhirnya masa jabatan Bupati yang diangkat dari Pejabat Provinsi Sumsel maupun yang diangkat dari pejabat tertinggi di Kabupaten tersebut, yaitu Sekretaris daerah (Sekda), ujarnya.

Tanpa upaya yang luar biasa dari para pejabat, institusi maka tidak mungkin akan terjadi peristiwa sakral yaitu pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pada sore hari ini. Kedewasaan berpolitik masyarakat Sumsel sudah semakin nyata, tanpa ada konflik fisik, katanya.

Baca Juga :   Bupati OKU Terima Kunjungan Vice President PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk
Penandatangannan pakta Integritas dihadapan Gubernur

Pada kesempatan ini, Gubernur menyampaikan pesan kepada seluruh Bupati dan Wakil Bupati yang hadir secara virtual maupun yang hadir langsung, baik yang lama maupun yang baru dilantik.

Yaitu jaga kerukunan Kepala Daerah dengan Wakil Kepala Daerah, kerukunan dengan Forkopimda,  Legislatif, Jajaran Pemerintahan, tetapi tidak kalah pentingnya adalah kerukunan dengan masyarakat. Kerukunan dengan masyarakat akan menjadi tanggungjawab kita bersama, imbuhnya.

Kepala Daerah dengan Wakil Kepala Daerah bagaikan Ikatan Rumah Tangga. Beda persepsi biasa saja, tetapi jangan sampai terjadi konflik. Gubernur dan Wakil Gubernur akan menjadi mediator jika sampai terjadi konflik.

Wabup foto bersama dengan Forkopinda OKU

Sebagai Wakil Pemerintah Pusat dan Gubernur sebagai Kepala Daerah Provinsi,  kami akan mengutamakan  kewenangan yang sesuai dengan aturan jika sampai terjadi konflik diantara Kepala Daerah dengan Wakil Kepala Daerah.

Dalam tugas, ada hirarki baik  dalam lingkup kepemerintahan dan kesatgasan terutama Satgas Covid-19, dimana Bupati dan Wakil Bupati sebagai Ketua dan Wakil Ketua harus mengelola dengan baik dari aspek Medis, Sosial, dan aspek Ekonomi, pintanya.

Menyinggung ada 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel yang rawan Karhutla, ini menjadi kewaspadaan yang khusus, maka  Kepala Daerah harus tanggap terhadap bencana ini. Dalam enam bulan ini kepala daerah harus menyelesaikan RPJMD, ini harus menjadi perhatian agar program dan visi misi dapat dijalankan sesuai harapan, pungkasnya (yudi).