Ex Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar (Cakuk) Akhirnya Nginap di Hotel Prodeo

oleh -193 views
Muzakir Sai Sohar (Cakuk) dijebloskan ke Penjara

PALEMBANG,Samudra.News-Setelah sempat dinyatakan reaktif Rapid Test dan menjadi Tahanan Kota, Mantan Bupati Muara Enim periode 2014-2018, Muzakir Sai Sohar yang biasa dipanggil Cakuk dijebloskan di Penjara Pakjo Palembang, Senin (23/11/2020).

Muzakir Sai Sohar (Cakuk) terjerat kasus dugaan perkara alih fungsi lahan perkebunan PT. Mitra Ogan tahun 2014 yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 5,8 Milyar, mantan Bupati Muara Enim tersebut menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel.

Setelah menjalani pemeriksaan selama lima (5) jam, Muzakir Sai Sohar langsung ditahan oleh penyidik Kejati ke Rutan Kelas I Pakjo Palembang, menyusul tiga tersangka lainnya yang sebelumya sudah ditahan.

Rekan Cakuk yang di tahan di Penjara yakni, HM Anjapri mantan Dirut PT. Mitra Ogan, Yan Satyananda yang merupakan mantan Kabag Akuntansi PT. Perkebunan Mitra Ogan serta Abunawar Basyeban, SH, MH selaku Konsultan.

Muzakir Sai Sohar (Cakuk) yang terlihat keluar dari ruang pemeriksaan lantai enam (6) Kejati Sumsel, pukul 16.20 WIB tampak mengenakan Rompi warna Merah yang merupakan rompi Tahanan Kejati Palembang.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel  Zet Tadung Allo, mengatakan hari ini tersangka Muzakir Sai Sohar alias Cakuk, resmi penahanannya dialihkan dari Tahanan Kota menjadi tahanan Rutan Pakjo Palembang.

Setelah kemarin sempat dinyatakan reaktif, hari ini tersangka Muzakir Sai Sohar (Cakuk) resmi kita alihkan penahanan kota menjadi tahanan Rutan Kelas I Pakjo Palembang. Tersangka ditahan berdasarkan surat perintah penahanan terhitung mulai tanggal 23 November sampai dengan 1 Desember 2020, jelas Zet Tadung Allo saat menggelar konferensi pers di Kejati Sumsel.

Diketahui, perkara ini bermula pada tahun 2014, PT. Perkebunan Mitra Ogan melakukan kerja sama dengan Konsultan Hukum Abunawar Basyeban yang saat ini juga sudah ditahan dalam kasus yang sama oleh penyidik Kejati Sumsel di rutan Pakjo Palembang.

Baca Juga :   KAPOLDA Beri Penghargaan Kepada 65 Personel Satker/Satwil Yang Berprestasi

Dalam pekerjaan pengurusan perubahan fungsi kawasan hutan produksi konversi menjadi kawasan hutan tetap dengan nilal kontrak sebesar Rp. 5.850.000.000,- dengan penunjukan langsung (PL).

Dalam pelaksanaannya ternyata dilaksanakan langsung oleh PT. Perkebunan Mitra Ogan bukan oleh Kantor Hukum Abunawar Basyeban sebagaimana dalam kontrak, namun pihak PT. Perkebunan Mitra Ogan tetap membayarkan kepada pihak kantor Hukum Abunawar Basyeban sebesar total Rp. 5.850.000.000,-.

Di bayar empat (4) tahap melalui rekening An. Abunawar Basyeban dan pada hari itu juga atau di hari yang sama uang tersebut di tarik kembali oleh Pihak PT. Perkebunan Mitra Ogan.

Kemudian, dana yang sudah dicairkan itu di tukar pecahan US Dolar 400.000,- Kemudian dalam bentuk mata uang Dolar Amerika US $ 400.000,- diserahkan kepada Bupati Muara Enim yang saat itu dijabat oleh tersangka Muzakir Sai Sohar. Penyerahan tersebut sebanyak 5 tahap, mulai bulan Februari sampai bulan Mei 2014 (Ron/int).