Di Pagaralam Manusia Diserang Harimau, Di OKU Manusia Diserang Beruang

oleh -402 views

BATURAJA OKU-Lian lubuk lain ikannya, lain padang lain pula belalangnya. Kalau di Pagaralam manusia di serang Harimau, di OKU manusia diserang Beruang. Sepertinya si Raja Hutan khususnya di Sumatera Selatan, binatang buas mulai keluar sarang. Apakah karena habitatnya terganggu atau sumber makanannya yang menipis..

Petani yang malang tersebut adalah Nawandri (25), warga Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji yang harus meregang nyawa setelah diserang oleh Beruang. Hingga saat ini belum diketahui jenis beruang yang menyerang Nawandri.

Serangan binatang buas yang menewaskan petani asal Gua Putri ini, diketahui terjadi pada hari Senin tanggal 2 Desember 2019 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu ketika korban sedang berada di hutan dekat kebun miliknya di daerah Talang Air Kepayang, yang berjarak sekitar 40 km dari Desa Padang Bindu.

Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk melalui Kapolsek Semidang Aji Iptu Bastari mengatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, Selasa (3/12/19). Dari hasil pemeriksaan, pihak kepolisian ditemukan luka sobek yang diduga bekas cakaran atau gigitan binatang buas pada beberapa bagian tubuh jenazah korban.

Diantaranya, pada paha kanan, lutut dan kaki kanan, paha kiri (selangkangan), pinggang kiri, juga tangan kanan dan kiri beserta dada korban, yang diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia.

Serangan binatang buas ini diperkuat menurut keterangan Alif, warga desa setempat yang menjadi saksi mengaku sebelum korban ditemukan dalam keadaan terluka, ia mendengar korban berteriak agar dirinya lari karena ada binatang Beruang.

Sayangnya pihak keluarga menolak dilakukan visum jenazah korban. Sementara pihak Kepolisian Polres OKU masih akan terus melakukan pemeriksaan, baik terhadap saksi maupun lokasi kejadian agar tidak menimbulkan lagi korban jiwa. Korban sendiri sudah dikebumikan di pemakaman umum desa setempat sekitar pukul 10.30 WIB tadi pagi.

Baca Juga :   Kapolda Sumsel Beserta Ibu Berikan Tali Asih Kepada Kaum Dhuafa & Yatim Piatu

Sementara itu, Herman, selaku Koordinator KPHK Gunung Raya Seksi Balai KSDA Sumsel wilayah III, juga membenarkan adanya warga yang diduga diserang binatang buas jenis beruang.

Langkah untuk sementara, pihaknya menyarankan ke Pemerintah Desa untuk menghindari daerah-daerah yang dekat dengan kemunculan binatang buas tersebut. Kemudian kita akan laporkan pimpinan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya, pungkasnya (yudi).