Claus Wamafma Orang Pertama Papua Diangkat Direktur PT. Freeport Indonesia

oleh -45 views
Direktur PT. Freeport, Claus Wamafma

JAKARTA-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Claus Wamafma sebagai Direktur di PT Freeport Indonesia. Claus Wamafma menjadi orang pertama asli Papua yang masuk jajaran petinggi perusahaan anggota holding pertambangan Indonesia itu.

Lalu, apa tanggung jawab yang diemban oleh Claus selama menjabat sebagai direktur? Claus menjelaskan, dirinya ditugaskan untuk mengurusi operasional perusahaan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.

Hal ini sejalan dengan tugasnya di posisi sebelumnya, yakni sebagai Senior Vice President Social Responsibility and Community Development Freeport Indonesia.

Saat ini rules-nya masih sama, saya masih jalankan di bidang pemberdayaan masyarakat, community developmentnya PTFI, kata dia di Gedung DPR RI, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, masih banyak masyarakat asli Papua yang berpotensi untuk mengisi jabatan yang strategis di Freeport. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya pekerja level manajer hingga eksekutif yang berasal dari Papua.

Banyaklah saat ini yang sampai jajaran menengah atas. Dan level ekskekutifnya tadi pak presiden direktur sampaikan ada 10 teman-teman di sana dan manajernya lebih dari 40 hari ini, 45 lah, tutur Claus.

Ia berharap nantinya posisi direksi Freeport semakin banyak lagi diduduki oleh masyarakat asli Papua. Namun, ia menekankan pentingnya proses agar hal tersebut bisa terealisasi.

Saya juga prosesnya cukup lama dan utuh dari fresh graduate, terpapar dengan operasi, keunikan di sana geografinya, percampuran orang bagian di Indonesia ada di sana dan kami bisa, ujar dia.

Sebelumnya, Staf Khusus BUMN Arya Sinalungga mengatakan pengangkatan Claus membuktikan bahwa putra asli Papua memiliki kemampuan menjadi petinggi di perusahaan multinasional.

Ini baru pertama (orang asli Papua masuk ke jajaran direksi Freeport). Dia (Claus) berkarier dari bawah, pungkasnya (int).

Baca Juga :   GUBERNUR ACEH TERJARING OPERASI TANGKAP TANGAN OLEH KPK