Calon Jemaah Haji Dihimbau Lakukan Pelunasan Secara Non Teller

oleh -130 views
Kasubag Umum& Humas Kemenag Sumsel, Saefudin

PALEMBANG-Untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Kemenag Sumsel menyarankan agar para calon jemaah haji melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah secara non teller.

Kepada jemaah haji yang akan melakukan pelunasan di bank, agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Jaga jarak minimal satu meter, hindari kontak langsung dengan siapa saja, termasuk dengan teller. Bagi yang menderita batuk dan flu diminta menggunakan masker, kata Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel, Saefudin, Rabu (18/3/2020).

Dijelaskannya, untuk pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) reguler seperti Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Ibadah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dibagi menjadi dua tahapan.

Untuk tahap I tanggal 17 Maret sampai 17 April, sementara untuk tahap II dimulai pada 30 April sampai 15 Mei mendatang, jelasnya.

Sedangkan, untuk pelunasan tahap pertama akan dibuka pada 19 Maret sampai 17 April 2020, sedangkan untuk kedua akan dibuka pada tanggal 30 April sampai 15 Mei 2020.

Pelunasannya dilakukan setiap hari dan jam kerja. Waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00-15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00-16.00 WITA, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00-17.00 WIT, ungkapnya.

Mulai tahun ini, selain datang langsung ke Bank Penerima Setoran (BPS) awal, untuk pelunasan biaya perjalanan ibadah haji juga bisa dilakukan secara non teller melalui internet dan mobile banking Bank Syariah.

Sebelum melakukan pelunasan, jamaah juga harus melakukan melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit, karena salah satu syarat untuk melakukan pelunasan harus mempunyai keterangan kesehatan, jelasnya.

Ia mengimbau kepada calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini agar selalu menjaga kesehatan, dan memaksimalkan manasik (int).

Baca Juga :   M Rizky Ramadhan Jadi Ketua Golkar Termuda di Sumsel