Bupati OKU Timur Bersama 14 Kepala Daerah Ikuti Rakor Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan Daerah Tingkat Prov. Sumsel

oleh -90 Dilihat
Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin dan kepala daerah di Sumsel

PALEMBANG,Samudra.News-Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin hadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi Sumatra Selatan yang mengusung tema “Kolaborasi dan Sinergi APIP dalam Pengawasan Intern Mengawal Suksesnya GSMP”. Bertempat di Hotel Santika Premiere Palembang, Rabu (1/2/2023).

Demi mensukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatra Selatan untuk berkolaborasi, mulai dari proses perencanaan, sosialisasi, identifikasi, mengatur strategi, implementasi pendampingan hingga monitoring dan evaluasi.

Bersama 14 Kepala Daerah pengguna Aplikasi FMIS (CMS), Bupati Enos turut menandatangani MoU bersama Bank Sumsel Babel dan BPKP.

Gubernur Sumatra Selatan H. Herman Deru dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa program GSMP yang telah dicanangkan memberikan raport baik dalam pengendalian inflansi daerah, terbukti Provinsi Sumsel masuk sepuluh besar provinsi terbaik pengendalian inflansi.

Menurutnya, melalui kolaborasi bersama BPKP, program GSMP yang telah sukses ini akan terjaga secara continue dan makin bergairah.

Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Salamat Simanullang menambahkan, sebagai dari bagian fungsi pengawasan, BPKP bersama inspektorat provinsi akan bersama-sama melakukan kegiatan untuk mengawal keberhasilan GSMP.

Dilanjutkannya, pengawalan tata kelola GSMP ini sangat krusial untuk memastikan tujuan pembangunan daerah tercapai. Untuk itu, penguatan dan kolaborasi pengawasan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, pelaku usaha dan APH, serta BPKP sangat diperlukan.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin mengatakan bahwa Bumi Sebiduk Sehaluan memiliki Gerakan Merdeka Pangan di Hatinya Perempuan, ini adalah salah satu bentuk dukungan mensukseskan GSMP,

Inovasi dengan memberdayakan lahan pekarangan dan dilaksanakan kelompok wanita tani ini diharapkan mampu menjawab masalah diversifikasi pangan, kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan petani (**).

Baca Juga :   KURYANA AZIS Dirindukan Kelompok Tani dan Warga Kecamatan Lengkiti